AD & ART

AD & ART

mukernas PPP maret 2019(2)

KETETAPAN

MUKTAMAR VIII PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

NO: 07/TAP/MUKTAMAR VIII/PPP/2016

TENTANG

PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

 Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang DEWAN PIMPINAN PUSAT

DEWAN PIMPINAN PUSAT

Menimbang             :    

a.    Bahwa     Muktamar    VIII     Partai     Persatuan

Pembangunan yang diselenggarakan pada tanggal 8 April 2016 sampai dengan 10 April 2016 di Jakarta telah menetapkan pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Persatuan Pembangunan;

b. Bahwa, Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan memandang Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Persatuan Pembangunan sebagaimana dimaksud ketentuan huruf a dapat disempurnakan dengan mempertimbangkan materi, usul serta saran peserta sidang Paripurna ke VIII Muktamar Partai Persatuan Pembangunan, dan menyerahkan penyempurnaan tersebut kepada Pengurus Harian Dewan Pimpinan Pusat dengan mengikutsertakan Pengurus Harian Dewan Pimpinan Wilayah yang ditunjuk oleh Pengurus Harian Dewan Pimpinan Pusat;

c.  bahwa,  sehubungan  dengan  amanat  yang diberikan oleh Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan sebagaimana dimaksud ketentuan huruf b, Pengurus Harian Dewan Pimpinan Pusat dapat membentuk Tim Penyelarasan/ Penyempurnaan Hasil Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga hasil Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan; 

Mengingat               : Anggaran   Dasar   hasil   Muktamar   VII   Partai Persatuan Pembangunan Pasal 51 ayat (3) huruf a.

Memperhatikan       : Saran,  pendapat,  dan  usulan  yang disampaikan para peserta sidang Komisi A tanggal 9 April 2016 dan Sidang Paripurna VII tanggal 10 April 2016 Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan.

MEMUTUSKAN

Menetapkan              : PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Pasal 1

Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Persatuan Pembangunan sebagaimana terlampir dalam keputusan ini adalah perubahan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Persatuan Pembangunan hasil Muktamar VII Partai Persatuan Pembangunan.

Pasal 2

Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Persatuan Pembangunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keputusan ini.

Pasal 3

Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dilakukan penyempurnaan oleh tim yang dibentuk Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan

Pasal 4

Nama-nama anggota tim yang dimaksud Pasal 3 sebagaimana terlampir dan menjadi bagian tak terpisahkan dari ketetapan ini

Pasal 5

Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Persatuan Pembangunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 berlaku sejak ditetapkan dalam Sidang Paripurna VII tanggal 10 April 2016 Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan.

Ditetapkan di Jakarta

Pada tanggal 10 April 2016

 

DEWAN PIMPINAN PUSAT PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

PIMPINAN SIDANG PARIPURNA VII

 

Lampiran Ketetapan Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan Nomor : 07/TAP/MUKTAMAR/VIII/PPP/2016

SUSUNAN TIM SINKRONISASI AD/ART PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN 

Perwakilan DPP:

  1. Sholeh Amin, SH., M.Hum
  2. M. Arwani Thomafi, S.Ag
  3. Rusli Effendi, SE, S.Pd.I, M.Si
  4. Dini Mentari, S.Si., Si
  5. Hj. Lena Maryana
  6. Achmad Baidowi, S.Sos, Si

 Perwakilan DPW:

  1. Yulizar Parlagutan Lubis (Sumatera Utara)
  2. H. M. Aras (Sulawesi Selatan)
  3. Awaluddin Noor, S.Ag (Kalimantan Tengah)

 Perwakilan DPC:

  1. Agus Setiawan, SH (Kota Serang)
  2. Choirul Anam (Bojonogoro)
  3. Yusuf Cahyono, SH (Kebumen)

ANGGARAN DASAR HASIL MUKTAMAR VIII

MUQADDIMAH

 Dan Kami tidak mengutus kamu, kecuali hanya untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam (Al-Anbiya: 107).

 

Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, yang memerintahkan kema’rufan, mencegah kemunkaran, dan beriman kepada Allah (Ali Imran: 110)

Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (QS Muhammad; 47: 7)

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan Ulil Amri di antara kamu. (QS; An-Nisa’ 59)

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu seperti orang- orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik. (QS; Al Hasyr: 18-19)

Bahwa kemerdekaan yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah berkat rahmat Allah Subhanahu Wata’ala dan merupakan jembatan emas menuju masyarakat adil makmur yang diridai Allah Subhanahu Wata’ala dengan melaksanakan pembangunan spiritual dan material di segala bidang kehidupan.

Bahwa sesungguhnya perjuangan partai politik tidak terpisahkan dari sejarah perjuangan Bangsa Indonesia dalam menegakkan, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan, demi terwujudnya cita-cita proklamasi. Untuk itu, dengan niat beribadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala, partai-partai politik yang berasas Islam yang terdiri atas Partai Nahdlatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia, Partai Syarikat Islam Indonesia, dan Partai Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah, melalui deklarasi tanggal 5 Januari 1973 bertepatan dengan tanggal 30 Dzulqa’dah 1392 H, memfusikan kegiatan politiknya dalam satu partai politik yang bernama Partai Persatuan Pembangunan.

Bahwa Partai Persatuan Pembangunan merupakan wahana perjuangan umat Islam Indonesia untuk mewujudkan masyarakat yang bertakwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan mengokohkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, bermoral, demokratis, menegakkan supremasi hukum, serta menjunjung tinggi harkat-martabat kemanusiaan dan keadilan sosial berdasarkan pada nilai-nilai keislaman dan Pancasila.

BAB I

NAMA, WAKTU, DAN KEDUDUKAN 

Pasal 1

  • Partai ini bernama Partai Persatuan Pembangunan yang selanjutnya disingkat PPP;
  • PPP dibentuk di Jakarta pada tanggal 5 Januari 1973 bertepatan dengan tanggal

30 Dzulqa’dah 1392 H, untuk waktu yang tidak ditentukan;

  • Dewan Pimpinan Pusat PPP berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia, Dewan Pimpinan Wilayah berkedudukan di Ibukota Provinsi, Dewan Pimpinan Cabang berkedudukan di Ibukota Kabupaten/Kota, Pimpinan Anak Cabang berkedudukan di Ibukota Kecamatan atau sebutan lainnya, serta Pimpinan Ranting berkedudukan di desa/kelurahan atau sebutan lainnya, Dewan Pimpinan Luar Negeri berkedudukan di wilayah negara di luar.

BAB II

ASAS,SIFAT, DAN PRINSIP PERJUANGAN 

Pasal 2

PPP berasaskan Islam, dengan bercirikan Ahlussunnah Wal Jama’ah.

Pasal 3

PPP bersifat nasional

Pasal 4

Prinsip-prinsip perjuangan PPP adalah:

  1. Prinsip ibadah;
  2. Prinsip amar ma’ruf nahi munkar;
  3. Prinsip kebenaran, kejujuran, dan keadilan;
  4. Prinsip musyawarah;
  5. Prinsip persamaan, kebersamaan, dan persatuan;
  6. Prinsip istiqamah

BAB III TUJUAN DAN USAHA

Pasal 5

Tujuan PPP adalah terwujudnya masyarakat madani yang adil, makmur, sejahtera lahir-batin, dan demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila di bawah ridla Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Pasal 6

  • Untuk mencapai tujuan, PPP melakukan usaha-usaha sebagai berikut:
    1. mewujudkan serta membina manusia dan masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, meningkatkan mutu kehidupan beragama, serta mengembangkan ukhuwah Islamiyah. Dengan demikian PPP mencegah berkembangnya faham-faham atheisme, komunisme/ marxisme/leninisme, sekularisme, dan pendangkalan agama;
    2. menegakkan hak asasi manusia dan memenuhi kebutuhan dasar manusia sesuai harkat dan martabatnya dengan memerhatikan nilai-nilai agama terutama nilai-nilai ajaran Islam, dengan mengembangkan ukhuwah insaniyah. Dengan demikian PPP mencegah dan menentang berkembangnya neo-feodalisme, liberalisme, paham yang melecehkan martabat manusia, proses dehumanisasi, diskriminasi, dan budaya kekerasan;
    3. memelihara rasa aman, mempertahankan, serta memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa dengan mengembangkan ukhuwah wathaniyah. Dengan demikian PPP mencegah dan menentang proses disintegrasi, perpecahan, dan konflik sosial yang membahayakan keutuhan bangsa Indonesia yang berbhinneka tunggal ika;
    4. melaksanakan dan mengembangkan kehidupan politik yang mencerminkan demokrasi dan kedaulatan rakyat yang sejati dengan prinsip musyawarah untuk mencapai Dengan demikian PPP mencegah dan menentang setiap bentuk otoritarianisme, fasisme, kediktatoran, hegemoni, serta kesewenang-wenangan yang menzhalimi rakyat;
    5. mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang diridai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Dengan demikian PPP mencegah berbagai bentuk kesenjangan sosial, kesenjangan

pendidikan, kesenjangan ekonomi, kesenjangan budaya, pola kehidupan yang konsumeristis, materialistis, permisif, dan hedonistis di tengah-tengah kehidupan rakyat banyak yang masih hidup di bawah garis kemiskinan;

  • Melaksanakan usaha-usaha lainnya yang tidak bertentangan dengan asas dan tujuan partai;
  • Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dilaksanakan secara demokratis dan konstitusional.

BAB IV LAMBANG

Pasal 7

  • Lambang PPP adalah gambar Ka’bah;
  • Ketentuan mengenai Lambang PPP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga

BAB V KEDAULATAN

 Pasal 8

Kedaulatan PPP berada di tangan anggota serta dilaksanakan sepenuhnya menurut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

BAB VI KEANGGOTAAN

Bagian Pertama

Anggota

Pasal 9

  • Setiap warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat dan menyetujui Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, serta Khitthah dan Program Perjuangan PPP dapat menjadi anggota PPP.

Struktur

MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA

NOMOR:

[read more]

Sejarah

Partai Persatuan Pembagunan (PPP) didirikan tanggal 5 Januari 1973, sebagai hasil fusi politik empat partai Islam, yaitu Partai Nadhlatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Partai Islam Perti. Fusi ini menjadi simbol kekuatan PPP, yaitu partai yang mampu mempersatu

[read more]

Visi & Misi

Visi PPP
Berdasarkan sejarah perjuangan dan jati diri di atas, maka visi PPP adalah “Terwujudnya masyarakat yang bertaqwa kepada Allah SWT dan negara Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, bermoral, demokratis, tegaknya supremasi hukum, penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), serta

[read more]

Prinsip Perjuangan

PRINSIP PERJUANGAN PPP

1. Prinsip Ibadah: PPP senantiasa berupaya mendasari perjuangannya dengan prinsip ibadah, dalam arti yang seluas-luasnya yaitu untuk mencapai keridaan Allah Subhanahu Wata’ala. Oleh karena itu, seluruh kegiatan berpolitik jajaran partai adalah merupakan

[read more]
Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. Anggota

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

Jabatan

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP

Nomor Anggota

This is dummy copy

Jabatan

Ketua Umum

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965

Jenis Kelamin

Pria

Agama

Islam

Pendidikan

Islam

Pekerjaan

Wirausaha

Alamat

Jl. Pangeran Diponegoro No.60, RT.1/RW.2, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310