Arsul Sani Minta Pelaku Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Ditindak Tegas

38
ppp
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID , Jakarta – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo ( Jokowi) dan Ma’ruf Amin, Arsul Sani menanggapi penangkapan Bagus Bawana Putra, dalang penyebar hoaks tujuh kontainer berisi surat suara sudah tercoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sekjen PPP ini mengatakan pelaku harus ditindak tegas. “Kalau TKN, kan menyerahkan proses-proses hukum terhadap siapa pun. Termasuk kalau ada, katakanlah dari relawan pendukung Pak Jokowi-Ma’ruf, itu ya untuk diproses hukum,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/1).

Arsul berharap, kepolisian bisa menyelesaikan masalah dengan profesional. Salah satunya dengan memiliki alat bukti yang cukup. Arsul juga tidak ambil pusing dengan dugaan latar bekalang pelaku. Baginya yang terpenting masalah itu bisa ditangani dengan baik.

“Apakah itu kemudian sebetulnya, katakanlah merupakan bagian dari relawan paslon 02 dan kemudian sekarang tidak diakui, enggak penting itu menurut kita,” ungkapnya.

“Yang penting adalah bahwa ada peristiwa penyebaran hoaks itu harus ditindak secara hukum. Agar kualitas Pemilu dan kualitas demokrasi kita itu terjaga,” imbuhnya.

Seperti diketahui, polisi menangkap Bagus Bawana Putra terkait kasus pembuatan konten berita bohong (hoaks) berisi kabar tujuh kontainer berisi surat suara Pemilu 2019 sudah dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara yang beredar beberapa waktu lalu.

Bagus merupakan tersangka keempat dalam kasus ini. Sebelumnya, tiga orang, yakni HY, LS, dan J sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ketiga diduga menerima konten hoaks lalu menyebarkannya melalui Facebook.

Selain itu, tersangka juga menyebarkan di percakapan grup WhatsApp. Meski jadi tersangka, ketiganya tidak ditahan. (Sk)