Arsul Sani: Mukernas Versi Muktamar Jakarta Ilegal

440
PPP
Foto : Istimewa

http://PPP.OR.ID , Jakarta – Sekjen PPP kubu Romahurmuziy, Arsul Sani menanggapi PPP versi Muktamar Jakarta yang akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) 15 sampai 16 November 2018.

Arsul menilai adanya rencana pelaksanaan Mukernas tersebut ilegal. Sehingga PPP kubu Romi pun mengancam akan mempidanakan pengurus PPP muktamar Jakarta tersebut.

“Bukan hanya ilegal tapi juga liar. Kami akan memperkarakannya secara pidana jika mereka lanjutkan, karena telah memalsukan stempel partai, kop surat dan mengunakan lembaga partai secara tidak sah,” tegas Arsul, Senin (11/12/2018).

Arsul mengatakan, jika pihak muktamar Jakarta tidak mempunyai legal standing, baik secara hukum, kelembagaan maupun secara sosial.

“Kenapa? Karena secara hukum sudah jelas putusan MA dan MK mengakui kepengurusan yang sah adalah yang dibawah Ketum Romahurmuziy dan Sekjen Arsul Sani,” tegas Arsul.

“Secara kelembagaan juga tidak ada lembaga negara atau pemerintahan yang mengakui mereka sebagai pengurus PPP. Kemenkumham, KPU, Bawaslu semuanya mencatat kepengurusan kami yang terdaftar dan diakui,” tambahnya.

Bahkan, sambung Arsul, secara sosial kubu Muktamar Jakarta juga tinggal segelintir orang, karena mayoritas pengikutnya sudah betgabung dengan PPP Rommy. Seperti menjadi pengurus dan caleg diberbagai tingkatan. (Sk)