Begini Makna “Politik Genderuwo” yang Diungkapkan Versi Arsul Sani

39
Arsul Sani
Foto : Istimewa

http://PPP.OR.ID , Jakarta – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Arsul Sani menjelaskan maksud pernyataan Presiden Jokowi soal politikus genderuwo saat melakukan kunjungan di Kabupaten Tegal, Jumat (9/11/2018). Ia menyebutnya sebagai politikus gerenduwo (genderuwo).

“Ya politikus gerenduwo itu yang melakukan cara- cara berpolitik dengan propaganda. Menakut- nakuti dan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat,” kata Jokowi.

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, pernyataan presiden Jokowi tersebut ingin menggelitik kubu sebelah tidak hanya bisa berkampanye menakut-takuti.

“Pak Jokowi menyampaikan seperti itu karena ada yang gaya kampanyenya ada yang nakut-nakuti,” ujar Arsul Sani, Jumat (9/11/2018).

Menurut Arsul Sani, Jokowi ingin ada hijrah sikap saat tahun politik ini. Hijrah dari pesimisme ke optimisme.

“Coba gimana gak bikin takut kalau yang disuarakan Indoneisa akan hancur, punah, dikuasai asing, dan lainnya. Dan itu dilempar tanpa berbasis data-data kuantitatif,” jelas Arsul Sani.

Melalui sindirannya ini, Arsul Sani berharap, kubu lawan bisa memperbaharui dan meningkatkan kualitas strategi kampanyenya.

“Sebenarnya Pak Jokowi sedang menggelitik yang disebelah agar kualitas konten kampanyenya ditingkatkan, dengan memberikan alternatif kebijakan, ide-ide baru, bukan hanya mencela, teriak bohong atau pencitraan,” papar anggota DPR RI ini. (Sk)