Berikan Dukungan Moril, Ketum PPP Minta Aparat Kepolisian Usut Tuntas Teror di Rumah Pimpinan KPK

65
PPP
Dok. PPP

PPP.OR.ID , Jakarta – Ketua Umum PPP, M Rohamurmuziy (Rommy) meminta aparat mengusut tuntas kasus teror ke rumah dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Laode M Syarif. Gus Rommy menilai teror tersebut bentuk intimidasi psikis.

“Saya meminta kepada aparat kepolisian untuk segera melakukan pengusutan terhadap tindakan tindakan teror ini agar teror yang diistilahkan sebagai teror ke-9 yang dialami oleh pimpinan dan aparat penegak hukum di KPK ini tidak berulang lagi,” ujar Gus Rommy, di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).

Gus Rommy mengatakan apa yang dilakukan pada Agus dan Laode merupakan bentuk intimidasi. Tidak hanya fisik, tapi juga intimidasi mental.

“Meskipun di rumah Pak Agus dikatakan oleh polisi sebagai efek bom, tapi apapun itu adalah bentuk intimidasi mental dan psikis,” katanya.

Dewan penasehat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin itu berharap, psikis kedua pimpinan KPK tersebut diperkuat. Dia juga berharap teror tersebut tidak mengendorkan semangat KPK dalam memberantas korupsi.

“Karena itu saya memberikan dukungan penuh kepada KPK,” ujar Gus Rommy.

Sebelumnya diberitakan, tas berisi benda diduga bom pipa paralon tercantol di pagar rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Jatiasih, Kota Bekasi. Sedangkan kediaman Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, dilempari dua bom molotov, Rabu (9/1). Benda-benda yang meneror itu tengah diteliti di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor). Selain itu, polisi langsung membentuk tim yang di dalamnya ada Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. (Sk)