Advertisment

Ajak Pilih Nomor 1, Ketum PPP Nyanyikan Sebait Lagu...

  • 30 Januari 2017 - 18:50:12
  • Nasional
  • Admin
  • dibaca : 698

PPP.OR.ID -Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengajak masyarakat memilih pasangan nomor urut 1 di pilkada Gorontalo 2017, Hana Hasanah Fadel Muhammad-Toni Junus (HATI).

Pria yang karib disapa Rommy itu menegaskan, dengan memenangkan Hana-Toni maka akan mengembalikan Gorontalo pada kejayaan seperti ketika masih dipimpin Fadel Muhammad.

Insya Allah jika dirahmati Allah kita memenangkan Hana-Toni. Mari ubah kondisi sekarang dan kembalikan kejayaan di masa lalu, ujar Rommy saat berkampanye untuk Hana-Toni di Lapangan Taruna Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Minggu (29/1).

Dalam kesempatan itu, Rommy menegaskan bahwa memilih pemimpin harus berdasarkan empat kriteria. Yakni, siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah. Apakah pemimpin (Gorontalo) yang sekarang ini sudah seperti itu? Ayo kita pilih nomor 1, kata Rommy.

Dalam kesempatan itu Rommy juga membawakan sebait lagu yang kemudian diikuti ribuan massa Hana-Toni. Tuhan kirimkanlah aku pemimpin yang baik hati, yang mencintai Gorontalo, Hana dan Toni, nyanyi Rommy diiringi musik dari atas panggung.

Bendahara Umum PDI Perjuangan Olly Dondokambey mengatakan, hubungan emosional antara Gorontalo dan Sulawesi Utara (Sulut) tidak bisa dipisahkan. Gubernur Sulut ini mengatakan, banyak warga Gorontalo yang juga berada dan membangun di provinsi yang dipimpinnya itu.

Menurut dia, potensi besar Gorontalo yang terletak di semenanjung Sulut itu sangat bermanfaat untuk pembangunan. Karenanya mantan pimpinan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat itu mengatakan, pasangan nomor urut 1 akan mampu meningkatkan potensi pembangunan Gorontalo, baik di sektor pertanian, perikanan, maupun lainnya. Sudah saatnya mendukung pasangan nomor 1, kata Olly dari atas panggung kampanye Hana-Toni.

Dia mengatakan, pembangunan yang meningkat akan membuat rakyat mendapatkan kesejahteraan dan kenikmatan yang lebih baik.

Olly mengingatkan, pembangunan jangan sampai hanya dinikmati oleh pemimpinnya saja. Tapi rakyat juga harus mendapat kenikmatan, pungkasnya. (jpnn.com/120N)

Kirim komentar