Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Belum Tentukan Pendamping, Ketua Umum Ingatkan Janji Emil

06 Desember 2017 - 17:16:05 | 96

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Ridwan Kamil (Emil) sampai sekarang belum memutuskan siapa pendampingnya sebagai Cawagub di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 mendatang, padahal sudah ada beberapa kandidat calon yang telah direkomendasikan. Emil sendiri sudah ikut mendeklarasikan bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan dikeluarkan SK Rekomendasi dukungan pada pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum di Pilgub Jabar 2018.

Sikap Wali Kota Bandung yang demikian mendapat tanggapan Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy. Tak tanggung-tanggung, Romahurmuziy mengungkapkan sejumlah perjanjian yang dilontarkan Emil saat tengah berbicara soal dukungan di Pilgub Jawa Barat.

Romahurmuziy mengingatkan, agar Emil berpegang teguh kepada apa yang telah dijanjikan sebelum terbitnya Surat Keputusan (SK) rekomendasi dukungan kepadanya pada 24 Oktober lalu. Salah satu poin yang dijanjikan yakni terkait langkah Emil untuk menggandeng kader PPP menjadi pendampingnya di Pilgub Jabar.

Lanjut Ketum PPP menceritakan kronologisnya, pada awal bulan Ramadhan lalu, beliau (Romahurmuziy) disodori hasil survei oleh Emil terkait figur pemimpin pilihan masyarakat Jabar. Kepada Romahurmuziy, Emil menyebut bahwa figur pemimpin yang dibutuhkan rakyat Jabar itu adalah kombinasi pasangan calon intelektual yang mewakili masyarakat perkotaan dan figur santri milenial yang mewakili masyarakat pedesaan, di mana dalam hal ini direpresentasikan oleh PPP lewat Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum (Uu).

"Awal bulan Ramadhan saya disodori sendiri sama Kang Emil hasil survei. Menurut hasil survei selama beberapa kali, masyarakat Jabar ada 4 pilihan waktu itu. Pertama, figur antara teknokrat dengan ulama atau santri. Yang kedua adalah teknokrat dengan birokrasi, yang ketiga teknokrat dengan akademisi dan yang terakhir teknokrat dengan politisi. Nah karena itu figur yang kita tonjolkan alumni pesantren dan memiliki basis jaringan konkret dan kuat di Jabar dulu kita sodorkan dua nama yakni Kang Asep dan Kang Uu," tutur Romahurmuziy, Selasa (5/12/2017).

Romahurmuziy juga membeberkan, kemudian partainya juga ikut melakukan survei untuk melihat elektabilitas dari dua calon yang disodorkan. Dari hasil survei keluarlah nama Uu Ruzhanul Ulum sebagai calon yang memiliki elektabilitas paling tinggi dibanding Asep Maoshul. Setelah itu dirinya pun menyodorkan nama Uu kepada Emil. Saat disodorkan nama Uu, Romi menyebut Emil langsung setuju apabila dipasangkan dengan Bupati Tasikmalaya tersebut.

"Kita ajak diskusi Kang Emil sebelum SK rekomendasi terbit bahwa hasilnya seperti itu (Elektabilitas Uu tinggi). Saya bilang siap berpasangan dengan Kang Uu yah? Siap (kata Emil)," ungkap Ketum PPP menirukan Emil. (Oky)