Kasus Positif Corona Terus Meningkat, PPP Minta Pemerintah Lakukan Langkah Luar Biasa

Jumat 31 Juli 2020

  • BAGIKAN

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PPP Achmad Baidowi (Foto : Istimewa)

Jakarta - Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Achmad Baidowi menyoroti laju positif Covid-19 atau positivity rate corona di Indonesia yang mencapai angka 13,3 persen per 29 Juli 2020. Laju positif ini melampaui standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen.

"Jumlah laju positif Covid 19 atau positivity rate corona di Indonesia yang mencapai 13,3 persen pada 29 Juli yang merupakan jauh di atas standar positivity rate WHO menunjukkan bahwa ada masalah besar dalam penanganan Covid 19 di Indonesia," kata sosok yang akrab disapa Awiek itu kepada media, Kamis (30/7).

Dia menerangkan bahwa rasio uji spesimen Covid-19 di Indonesia baru berjumlah sekitar 0,5 orang per 1.000 penduduk. Menurutnya, angka ini lebih kecil dibanding standar WHO yaitu 1 per per 1.000 penduduk.

Daerah yang memiliki rasio uji spesimen Covid-19 tinggi di Indonesia adalah Jakarta dengan rasio hampir 4 per 1.000 penduduk.

Jika rasio uji spesimen Covid-19 itu ditingkatkan, lanjut Wakil Sekretaris Jenderal PPP itu, maka positivity rate Covid-19 di Indonesia berpotensi bertambah banyak. Menurutnya, potensi itu terbuka mengingat berbagai macam jenis pelanggaran terhadap protokol kesehatan sudah terjadi di tengah masyarakat saat ini.

"Apalagi saat ini protokol kesehatan banyak dilanggar, terutama di berbagai daerah seperti Jawa Timur dan lainnya, di mana masyarakat seakan tidak menyadari adanya pandemi Covid 19 atau tidak menganggap pandemi ini berbahaya dengan tetap melakukan aktivitas di luar rumah seperti biasa," tuturnya.

Awiek juga menilai ada potensi kasus positif corona terus meningkat setelah sejumlah klaster penularan baru muncul. Salah satunya klaster perkantoran. Hingga Selasa (27/7), setidaknya klaster 68 perkantoran telah menyumbang 440 kasus positif.

Berangkat dari itu, Awiek meminta pemerintah menempuh langkah yang luar biasa untuk mencegah atau memperlambat penularan Covid 19 di Indonesia.

Menurutnya, langkah luar biasa itu harus segera dilakukan pemerintah karena rata-rata tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia telah mencapai 4,7 persen. Awiek berkata langkah itu dapat harus bersifat menyadarkan masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan.

"Langkah luar biasa dan kreatif harus dilakukan pemerintah khususnya untuk menyadarkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan," kata dia.

"Jika tidak, maka bukan tidak mungkin angka kematian di Indonesia akibat akan meningkat dan melampaui negara lain yang lebih dahulu mengalami masalah dengan Corona, dan ini sama-sama tidak kita inginkan," imbuhnya.

Untuk diketahui, kasus positif Covid-19 di Indonesia secara kumulatif per Kamis (30/7) mencapai 106.336 kasus. Data tersebut diakses melalui situs covid19.go.id hingga pukul 15.00 WIB.

Sementara itu, dari jumlah kasus positif tersebut terdapat total 64.292 dinyatakan sembuh dan 5.058 meninggal dunia. Sedangkan jumlah suspek ada 53.723 orang. (*)

Sumber: CNN

  • BAGIKAN

Berita Lainnya

Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. KTA

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

NIK

This is dummy copy

Jabatan Struktural

Jabatan Non Struktural

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965