Anwar Idris Desak Kemenristek Percepat Pengembangan Vaksin Covid-19

Kamis 24 September 2020

  • BAGIKAN

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PPP Anwar Idris

JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PPP Anwar Idris meminta Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) mempercepat pengembangan vaksin Covid-19.

"Komisi VII DPR RI meminta Kemenristek mempercepat pengembangan vaksin Covid-19 demi memastikan kemandirian Indonesia dalam pemenuhan kebutuhan vaksin di tengah pandemi ini," ujar Anwar, kepada wartawan, Kamis (24/9/2020).

Menurut politikus PPP tersebut, Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 260 juta jiwa akan membutuhkan vaksin dalam jumlah besar.

Agar tidak bergantung pada hasil vaksin dari negara lain, Anwar menilai Kemenristek perlu meningkatkan penguatan riset dan pengembangan vaksin di laboratorium yang ada, selain protein rekombinan yang dikembangkan Eijkman dan LIPI.

"Sudah saatnya tim peneliti Indonesia bersatu, membantu dan ikut andil dalam peneliti khususnya percepatan vaksin Covid-19," kata dia.

"Kemenristek harus jeli dan menghitung dengan jelas kapasitas produksi vaksin dengan mengajak beberapa perusahaan swasta untuk ikut dalam investasi manufaktur vaksin," imbuh Anwar.

Untuk diketahui, tahun 2020 Anggaran Pengembangan vaksin Covid-19 sebesar Rp49 miliar, dan Menristek/BRIN juga sudah mendapat anggaran Rp280 miliar untuk mengembangkan vaksin.

"Anggaran yang cukup besar ini jangan disia-siakan dan harus efektif, mengalokasikan anggaran dari rakyat. Dengan adanya Keputusan Presiden Nomor 18 tahun 2020 tentang Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19, juga memudahkan tim pengembang vaksin untuk mengakses kebutuhan tambahan anggaran," jelasnya.

Adapun Komisi VII DPR RI telah menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2021 Kemenristek/BRIN sebesar Rp2,78 triliun yang terbagi menjadi program dukungan manajemen sebesar Rp553,9 miliar, Riset dan Inovasi IPTEK bagi pelayanan umum Rp754,8 miliar, serta Riset dan Inovasi IPTEK bagi pendidikan Rp1,478 triliun. (*)

 

  • BAGIKAN

Berita Lainnya

Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. KTA

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

NIK

This is dummy copy

Jabatan Struktural

Jabatan Non Struktural

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965