Wakil Ketua Komisi II : Waspadai Politik Uang Jelang Pilkada Serentak

Minggu 18 Oktober 2020

  • BAGIKAN

Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi (Foto : Istimewa)

PPP - Wakil Ketua Komisi II DPR Arwani Thomafi mengatakan, dalam situasi pandemi atau tidak, praktik politik uang atau money politics selalu menjadi titik rawan dalam setiap penyelenggaraan kontestasi pilkada.

"Tetapi saya belum mendapatkan data survei bahwa masa pandemi ini masyarakat lebih berharap politik uang, atau calon, tim sukses lebih akan menggunakan strategi politik uang," ujarnya, Minggu (18/10/2020).

Politikus PPP ini memperkirakan, praktik politik uang masih akan menjadi titik rawan yang berpengaruh terhadap kualitas demokrasi di Indonesia. "Ya kembali kepada kita semua, terutama kita tidak bisa memberikan porsi itu kepada pasangan calon. Saya kira ketegasan Bawaslu dan aparat penegak hukum juga memberi porsi yang penting," tuturnya.

Ditanya apakah banyaknya kasus kepala daerah yang harus berurusan dengan penegak hukum ada kaitannya dengan praktik politik uang ketika maju dalam pilkada? Arwani mengatakan pasti ada kaitannya.

"Kalau menurut saya pribadi ada. Rasa-rasanya ada karena itu pengawasan harus lebih ketat," katanya.

Sebelumnya, ICW merilis temuan ada 294 kepala daerah tersandung kasus tindak pidana korupsi selama periode 2010-2019. Sebanyak 11 kasus di antaranya terkait dengan kepentingan pilkada.

Sumber : sindonews.com 

  • BAGIKAN

Berita Lainnya

Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. KTA

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

NIK

This is dummy copy

Jabatan Struktural

Jabatan Non Struktural

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965