Muktamar IX, PPP Kalbar: Saatnya PPP Kembali Ke Khittoh

Rabu 11 November 2020

  • BAGIKAN

Ketua DPW PPP Kalimantan Barat, Retno Pramudya (Foto : Istimewa)

PPP - Menjelang Muktamar IX, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP)   Kalimantan Barat (Kalbar) Retno Pramudya mengungkapkan agar PPP menunjukkan jati dirinya sebagai partai islam yang memperjuangkan kepentingan umat, partai yang kembali pada khittohnya,

“Itu yang kita harapkan di Muktamar IX ini, bukan hanya ansih mencari ketua umum, namun harus kembali pada Khittohnya yakni kembali pada umat, karena sebagai partai yang didirikan ulama’ PPP harus selalu memperjuangkan kepentingan umat,” ujar pria yang biasa disapa Retno, selasa (11/11/2020).

 Disisi lain kata Retno, kita juga mencari format AD/ART yang tidak hanya menutup diri, tetapi membuka peluang agar PPP ini terbuka kepada umat, agar siapapun yang mencintai PPP ini ikut juga berpartisipasi membesarkan PPP. “PPP ini partai umat, partai para ulama’,” katanya.

 Lanjut Retno PPP ini bukan partai yang berdasarkan figur, tapi PPP adalah partai kader dengan struktur organisasi dari pusat sampai ranting, sebab itu pada Muktamar IX ini diharapkan melahirkan pemimpin yang mampu mengelola dan menggerakkan struktur partai ini, dari atas sampai bawah.

 “Kita butuh pemimpin seperti itu, punya kesungguhan dan ke ikhlasan mewakafkan dirinya menyelamatkan PPP, itulah yang kita butuhkan kedepan, harapan kami di Kalbar PPP lolos verifikasi, PPP lolos PT dan PPP dicintai umat,” ucapnya.

 Retno juga menjelaskan untuk menuju 2024 PPP harus evaluasi total, kegagalan di pemilu 2019 harus menjadi renungan dan pelajaran agar PPP berbenah kembali, jangan sampai di Muktamar IX ini PPP terbelah lagi.

 “Sejarah sudah mencatat dengan terbelahnya diantara kita, terbukti menurunkan elektoral partai, kita sangat bersyukur di 2019 lalu kita masih lolos Parlemen Threshold (PT), ini merupakan berkah dan pertolongan Allah sehingga PPP masih bisa lolos PT,” katanya.

 Sipapun yang terpilih di Muktamar IX  menjadi Ketua Umum, partai ini harus bisa ditangani secara profesional tidak asal-asalan, pemimpin harus fokus mengurus dan mengikhlaskan dirinya untuk total membesarkan partai.

 “Struktural partai harus diperbaiki dari tataran  DPP, DPW, DPC, PAC sampai ke Ranting, harus diisi oleh orang-orang yang mempunyai integritas, kapabilitas yang betul berjuang mengurus partai bukan diurus oleh partai,” katanya.

 Selain itu PPP harus bisa menggandeng generasi milenial, kita tahu dari pengalaman pemilu 2019 lalu, peran milenial sangat besar dalam digital campaign untuk meningkatkan tingkat elektoral partai. Partai politik yang sudah melibatkan milenial dalam kampanye terbukti mereka sukses.

 “Kita harus menghilangkan kesan kalau PPP adalah partai orang tua, kita tunjukkan kalau PPP juga partainya anak muda,” pungkasnya.

 

  • BAGIKAN

Berita Lainnya

Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. KTA

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

NIK

This is dummy copy

Jabatan Struktural

Jabatan Non Struktural

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965