PPP Pengusul RUU Minol, Fahira Idris : Saya Bangga dan Siap Mendukung  

Rabu 18 November 2020

  • BAGIKAN

Ketua Gerakan Nasional Anti Miras, Fahira Idris

PPP - Ketua Gerakan Nasional Anti Miras Fahira Idris menyambut baik rencana Badan Baleg DPR RI yang akan memulai membahas kembali RUU Larangan Minuman Beralkohol (LMB), karena menurutnya sejak 2013 RUU LMB ini selalu masuk prolegnas dan sempat dibahas tetapi selalu gagal.

“Kita doakan bersama para pengusul terutama Fraksi PPP selalu konsisten menjadi yang terdepan dan berhasil membawa RUU LMB masuk Prolegnas 2021 untuk segera dibahas dan disahkan, Semoga kali ini Allah memudahkan langkah fraksi PPP dan fraksi lainnya yang mendungkung untuk membahas RUU ini,” ujar Fahira dalam seminar yang bertajuk “Urgensi Lahirnya RUU Larangan Minuman Beralkohol”, rabu, (18/11/2020)

Kita tahu kata Fahira, hampir semua negara di dunia bahkan yang paling liberal dan sekuler sekalipun sudah mempunyai aturan khusus terkait produksi, distribusi, dan konsumsi minol yang tegas dan jelas. 

“Soal penegakkan aturan minol negara-negara liberal dan sekuler ini terutama Eropa dan Amerika sangat tegas dan konsisten. Kesadaran produsen dan penjual juga sangat tinggi untuk menjual minol sesuai aturan,” ucap Anggota DPD ini.

Sementara di Indonesia, Meskipun sudah merdeka  75 tahun , namun sampai saat ini  sama sekali tidak ada aturan khusus terkait minol yang sifatnya nasional atau level undang-undang (UU),

“Minol bisa dibeli siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. selama punya uang, minol boleh dibeli siapa saja termasuk remaja. minol bisa dibeli di mana saja bahkan dijual 24 jam tanpa ada aturan waktu serta diminum di mana saja,” ulasnya.  

Sementara Ketua Komisi Hukum MUI Baharun menjelaskan kalau larang Minol spiritnya adalah kemaslahatan umat dan generasi bangsa.

“Hukum tertinggi menyelamatakan masyarakat, seharusnya orang yang berakal sehat menghindari minuman keras. Namanya aja keras, maka harus dihindari,” katanya

Disisi lain, seperti yang kita tahu kalau kejahatan seperti pembegalan, perampokan, pemerkosaan  biasanya selalu didahului dengan minum-minuman keras.

“Jadi RUU ini sangat dibutuhkan dan saya sangat apresiasi sekali terhadap fraksi PPP yang mengusulkan kembali RUU ini. Mudah-mudahan ini jadi awal yang baik,” katanya.

Hal yang sama juga diugkapkan Anggota Baleg DPR RI Fraksi PPP Illiza Sa'aduddin Djamal bahwa larangan minuman beralkohol merupakan amanah konstitusi dan agama, pasal 28H ayat 1 undang-undang dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 (UUD 1945) yang berbunyi, setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik, dan berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

“UU ini bertujuan melindungi masyarakat dari dampak negatif, menciptakan ketertiban, dan ketentraman di masyarakat dari para peminum minol, selain itu adanya RUU ini juga untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya minol,” terangnya.

  • BAGIKAN

Berita Lainnya

Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. KTA

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

NIK

This is dummy copy

Jabatan Struktural

Jabatan Non Struktural

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965