Legislator PPP : RUU Minol Untuk Melindungi Masyarakat Dari Dampak Negatif

Kamis 19 November 2020

  • BAGIKAN

Hj. Illiza Sa’duddin

PPP - Anggota Badan Legislasi DPR Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Illiza Sa'aduddin Djamal menyebut, Indonesia sangat membutuhkan Undang-Undang Larangan Minuman Beralkohol (Minol). Menurut dia, konsumsi alkohol saat ini telah banyak merugikan masyarakat.

"RUU ini sudah sangat-sangat urgen, karena konsumsi alkohol sangat merugikan," kata Illiza dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (18/11).

Illiza memaparkan, data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2011 menunjukkan ada 2,5 juta orang meninggal akibat minuman beralkohol dan 9 persen di antaranya merupakan usia 15-19 tahun, yang merupakan usia produktif.

Pada 2014, data rata-rata kematian akibat minuman beralkohol meningkat menjadi 3,3 juta orang setiap tahunnya atau 5,9 persen dari semua jenis kematian.

"Kemudian dalam hukum, minuman ini belum secara spesifik dimasukkan undang-undang, hanya dimasukkan di KUHP hukum pidana dengan pasal yang sangat umum," bebernya.

Politikus Partai Ka'bah ini menegaskan, RUU Larangan Minol bertujuan melindungi masyarakat dari dampak negatif, menciptakan ketertiban di masyarakat dari para peminum minuman beralkohol.

"Selain itu adanya RUU ini juga untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya minuman beralkohol," tegas dia.

Sumber : merahputih.com 

  • BAGIKAN

Berita Lainnya

Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. KTA

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

NIK

This is dummy copy

Jabatan Struktural

Jabatan Non Struktural

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965