GPK dan AMK Ingin Jadikan Muktamar Sebagai Momentum Raih Kejayaan Partai

Jumat 20 November 2020

  • BAGIKAN

Plt. Ketua Umum GPK, Andi Surya Wijaya Ghalib

PPP - Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK), Andi Surya Wijaya meyakini bahwa PPP masih mempunyai masa depan cerah di kancah politik nasional. Banyak kader muda lahir dan siap bersuang membesarkan partai berlambang Ka’bah ini.

"Saat ini kita memiliki kekuatan kader dari kalangan muda, pemilih pemula dan milenial. Itu juga yang akan menjadi kekuatan partai kedepan," jelas Andi Surya.

Sebagai sayap partai, GPK hingga saat ini terus melakukan konsolidasi dan melakukan pembenahan internal dengan pembentukan struktur organisasi di tingkat wilayah.

"Kita targetkan dalam waktu 1 tahun ini sudah terkonsolidasi seluruh Indonesia, sehingga kedepan kita bisa bersama-sama berjuang membesarkan PPP," jelasnya.

Andi yakin, Muktamar PPP yang akan digelar pada Desember 2020 mendatang bisa menjadi momentum PPP untuk meraih kejayaan berbekal banyaknya kader muda militan.

Sementara itu Ketua Pengurus Nasional Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Ainul Yaqin berharap muktamar PPP bisa dijadikan momen reaktualisasi visi-misi 5 khidmat dan 6 prinsip perjuangan partai. Menurutnya, muktamar tidak hanya mencari pemimpin atau ketua umum dan kepengurusan baru, namun di dalamnya juga banyak hal-hal yang sangat penting termasuk membenahi anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dan visi-misi.

"Termasuk 5 khidmat dan 6 prinsip perjuangan PPP yang saat ini mulai sedikit dilupakan oleh para kader. Kami harap ada reaktualisasi politik sebagai partai Islam yang memiliki visi dan misi yang mengakar dan kuat" jelasnya.

Dikatakannya, muktamar merupakan momentum yang sakral dan benar-benar menjadi kawah candradimuka sehingga bisa melahirkan keputusan-keputusan politik yang penting juga melahirkan pemimpin yang ideal untuk membawa PPP kedepan.

"Sehingga nanti lahirlah sosok pemimpin yang dipilih secara demokratis, lahirlah juga kebijakan atau aturan main yang kita sebut dengan anggaran dasar anggaran rumah tangga, termasuk 5 khidmat dan 6 prinsip perjuangan. Itu yang akan benar-benar diaktualkan," paparnya.

Soal sosok pemimpin, AMK berharap Muktamar bisa menghasilkan pemimpin yang visioner dan amanah. Menurutnya pemimpin yang visioner artinya dia paham dan harus seperti apa kedepan menghadapi pemilu 2024 dan pemilu selanjutnya.

"Karena dalam proses politik itu adalah bagaimana kita selain merebut kekuasaan terus kita juga harus menjalankan kepengurusan dengan amanah. Sedangkan amanah dalam konsep agama Islam, artinya dia benar-benar bisa menjalankan roda dan fungsi dari partai," jelasnya.

Oleh karena itu, AMK berharap ada kebersamaan, keterbukaan dan kebesaran hati. Siapapun yang nanti terpilih dalam muktamar nanti harus didukung, dipatuhi dan ditaati sekaligus bersama-sama dengan pimpinan baru itu bekerja keras membesarkan PPP.

"Jadi sudah waktunya kita hilangkan pertikaian, sudah waktunya kita jauhkan pertengkaran-pertengkaran ataupun hal-hal yang tidak berguna untuk bersatu dan membesarkan partai bersama-sama," jelasnya.

Adapun menghadapi Muktamar, AMK akan menjalankan dan mengamankan sekaligus memastikan muktamar berjalan dengan baik, tertib dan aman sehingga momen tersebut menjadi pertemuan yang harmonis, damai dan penuh silaturahim.

"Pertemuan yang mencerdaskan dan menghasilkan langkah-langkah strategis yang dilahirkan melalui pemikiran yang sehat. Kita berharap semuanya bisa berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan," tandasnya.

  • BAGIKAN

Berita Lainnya

Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. KTA

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

NIK

This is dummy copy

Jabatan Struktural

Jabatan Non Struktural

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965