Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Dikecewakan Hanura, PPP Hargai Nurhasan di Dapil Lama Nomor Urut 1

28 Juli 2018 - 15:26:43 | 769

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Anggota DPRD Kota Cimahi, Nurhasan, memutuskan maju pencalegan pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 lewat Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Hal itu lantaran dirinya merasa kecewa terhadap Hanura, partai yang menaunginya.
Menurut Nurhasan, Hanura tidak memberi kejelasan pencalegan dirinya pada Pileg 2019. “Saya pindah partai karena saya kecewa tidak dihargai oleh Hanura Cimahi. Kemudian merasa ada sesuatu, saya putuskan ikhtiar politik dan mendapat tempat di PPP," akunya.
Lebih lanjut Nurhasan juga membeberkan kronologis perpindahannya. Disampaikannya, pada sosialisasi pencalonan legislatif untuk Pileg 2019 yang dilakukan KPU Kota Cimahi ke kantor DPC P-Hanura Kota Cimahi, 3 Juli 2018, dirinya sudah membawa persyaratan dokumen pendaftaran caleg. Namun oleh panitia diminta untuk menahan dan nanti saja.
Nurhasan mengkonfirmasi ke Ketua DPC P-Hanura Kota Cimahi Suhadi, namun tidak ada jawaban memuaskan. Termasuk informasi dirinya digeser ke daerah pemilihan (Dapil) lain dan posisinya bakal digantikan mantan pejabat Pemkot Cimahi.
"Infonya, posisi saya bakal digantikan oleh mantan pejabat Pemkot Cimahi yang dinilai lebih bagus. Saya konfirmasi, ketua tidak bisa jelaskan. Manajemen partai harusnya menargetkan memperoleh suara sebanyak mungkin untuk kursi di DPRD Kota Cimahi. Kalau pimpinan pintar, menempatkan orang yang berpotensi meningkatkan suara. Saya sudah petahana sebagai dewan 3 periode, mestinya tidak digeser," jelasnya.
Kemudian dirinya mencari peluang untuk maju jadi calon legislatif di Pileg 2019 lewat parpol lain. "Saya melihat di parpol lain, terutama tidak ingin beririsan dengan petahana dewan lain agar berpeluang menang. Di partai baru, ternyata saya dihargai dan ditempatkan di dapil lama dan nomor urut 1," katanya.
Terkait masa kerja di DPRD Kota Cimahi, lanjut Nurhasan, pihaknya terbuka menerima konsekuensi. "Siap kalau harus pergantian antar waktu (PAW) asal sesuai aturan," ujarnya.
Jika proses pencalegan dianggap belum memenuhi syarat, lanjut Nurhasan, dirinya bakal segera menyelesaikan. "Soal berkas administrasi yang kurang akan diselesaikan ke KPU. Saya mengajukan surat mundur ke DPP Hanura langsung, kalau harus ada surat ke DPC Hanura Cimahi saya akan buat. Masih dalam proses surat keterangan proses pengunduran diri," ujarnya.
Sebagaimana dilansir pikiranrakyat.com, ketika dikonfirmasi, jajaran pimpinan DPC-Hanura tidak memberikan respon. Termasuk saat didatangi ke kantor DPC Hanura Cimahi di Jalan Sisingamangaraja-Pojok Kota Cimahi juga tidak ada di tempat. (Sk)