Logo PPP

DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

DPW PPP Jatim Mantapkan Usung Gus Syaffa di Pilgub Jatim

17 Mei 2017 - 16:49:53 | 723

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - MALANG - Partai Persatuan Pembangunan Jawa Timur  kian mantap mengusung Ketua DPW PPP Jatim Musyaffa Noer sebagai bakal cawagub Jatim.

Gus Syaffa, sapaan akrabnya, didorong kader partai berlambang Kabbah ini, untuk mendampingi salah satu dari tiga bakal cagub di Pilkada serentak 2018 yang sudah running saat ini.

Sikap DPW PPP itu disampaikan kepada seluruh anggota dewan DPRD Jatim mengikuti bimbingan teknis yang berlangsung selama tiga hari, 15-17 Mei, di Hotel Ijen Suites Malang.

Tuan rumah Bimtek PPP di Malang, Ketua DPC PPP Kota Malang Hj.Heri Pudji Utami mengatakan, anggota DPRD se Jatim sudah mencermati nama-nama yang sudah ada.

"Kalangan internal partai, sudah mantap dengan nama Musyaffa Noer," ujar Bunda Heri, sapaan akrabnya, yang juga anggota Komisi D DPRD Kota Malang tersebut, Selasa (16/5/2017).

Sementara, H Rofik SH M.Hum, yang juga anggota DPRD Jatim menegaskan, Gus Syaffa memenuhi syarat dari sisi religius karena turunan kiai dan keluarga pesantren. Dari segi pengalaman politisi, Gus Syaffa, juga sudah banyak mulai menjadi ketua partai sampai anggota dewan perwakilan rakyat.

"Berdasar kursi yang dimiliki PPP Jatim yang kami punya, target cawagub Jatim bisa dicanangkan," ujarnya.

Terkait bakal cagub, PPP menjaring tiga nama, antara lain Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Khofifah Indar Parawansa, serta Tri Rismaharini. Namun baru Gus Ipul yang sudah menjalin komunikasi dengan Musyaffa Noer. Ditambahkannya, soal Gus Syaffa akan diusung sebagai cawagub adalah keinginan DPC PPP se Jatim dan sekarang ditambah oleh anggota DPRD PPP se Jatim.

Kami juga sedang menjajaki dengan Khofifah. Tapi kami pastikan dulu Khofifah mau atau tidak, kata H Rofik yang juga
ketua tim lembaga pemenangan PPP di Sedangkan untuk target suara, PPP menargetkan raihan suara meningkat dua kali lipat dalam Pemilu 2019. Maka, PPP mementingkan konsolidasi partai. (KLIKAPA/TN)