Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Elektabilitas Tinggi, Khofifah Makin Pertajam Sinergi

14 Maret 2018 - 14:25:45 | 91

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018, elektabilitas Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak semakin menajam dari kompetitornya. Hal itu, diketahui dari hasil survei Litbang Kompas.

Litbang Kompas menyatakan, elektabilitas Paslon Khofifah-Emil Dardak unggul 0,5 persen (44,5 persen) dari kompetitornya Paslon Gus Ipul-Puti Guntur yang hanya 44,0 persen.

Dengan adanya survei tersebut, Cagub Khofifah menanggapi, pihaknya berharap respon masyarakat makin kuat. Terlebih, dengan hadirnya dukungan beberapa pihak yang semakin solid, termasuk tambahan kekuatan dukungan dari Fans for Rhoma and Soneta (Forsa) Jatim yang mendeklarasikan diri pada Senin, (12/3/2018).

“Hari ini Forsa ikrar. Insyaallah hasil dari sinergitas makin menyolidkan, bukan menyulitkan. Kan undecided voters (belum menentukan pilihan) di Jatim juga masih cukup tinggi, karena itu perlu lebih mempertajam sinergi dengan semua elemen masyarakat,” ujar beliau.

Cagub Khofifah berharap, dengan hadirnya seluruh eleman Forsa di Jatim, mudah-mudahan menjadi penguatan ikhtiar selama ini.

Keyakinan Khofifah atas dukungan Raja Dangdut Rhoma Irama dan Forsanya bukan tanpa alasan. Mantan Menteri Sosial ini mencontohkan, saat Rhoma mendukung salah satu partai, tanpa menyebut nama parpolnya di Pemilu 2014 lalu, partai tersebut mendapat kemenangan signifikan.

“Saya menyampaikan terima kasih, mohon semua ihktiar ini bisa berseiring dengan Forsa di seluruh Jatim, di Kabupaten, bahkan di Desa-desa,” ungkap beliau.

Mudah-mudahan, lanjut beliau, “Saya tidak menyebut nama partainya, tapi bahwa itu sangat signifikan, dan mudah-mudahan signifikansi itu akan terbawa pada ikhtiar kita membangun dan mewujudkan kemuliaan masayarakat Jatim,” pungkas ketua umum PP Muslimat NU tersebut. (Ch)