Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Fraksi PPP DPR Minta BNPT dan BIN Sterilkan Kampus Terpapar Radikalisme

05 Juni 2018 - 12:28:25 | 81

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menungkapkan, pihaknya menghimbau akan perlunya upaya untuk mensterilkan kampus dari paham radikalisme.

Arsul Sani meyakini, apabila jangkauan pahan radikalisme kian meluas di kampus-kampus, dikhawatirkan akan menjadi lahan tumbuh suburnya bibit-bibit terorisme. Oleh karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Badan Intelijen Negara (BIN) harus bekerja lebih keras untuk memetakan kampus-kampus yang terpapar paham radikalisme dan terorisme.

“Seyogianya BNPT dan BIN melakukan pemetaan terhadap kampus-kampus, khususnya yang penyebaran paham radikalnya meluas,” ungkap beliau, Senin (4/6/2018).

Selain itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP tersebut menuturkan, BNPT dan BIN pun perlu menjalin kerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan Kampus yang diduga terpapar juga mesti dilibatkan.

Arsul Sani memiliki pandangan bahwa, perlu dikembangkan pendekatan lunak atau soft approach terkait penangkalan paham radikal di lingkungan kampus. Sebab selama ini, mayoritas mahasiswa sebenarnya berasal dari lingkungan keluarga moderat. Dan ketika mereka masuk kampus, lalu bertemu kelompok kerohanian tertentu yang mengusung paham keagamaan transnasional yang tidak menerima Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, mereka terpapar paham radikalisme.

“Dari sinilah sebenarnya bibit paham radikal berkembang dan pada akhirnya bertemu dengan kelompok teroris,” jelas beliau.

Seperti diketahui sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap tiga terduga teroris di kawasan kampus Universitas Riau di Jalan HR Soebrantas Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, Sabtu (2/6/2018).

“Jumlahnya 3 orang (terduga teroris). Mereka bukan mahasiswa, tetapi sudah alumni,” kata Kapolda Riau Irjen Pol Nandang dalam konferensi pers di Mapolda Riau. (Ch)