Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Fraksi PPP DPR Nilai Sosialisasi Bomb Joke Perlu Dilakukan

02 Juni 2018 - 14:50:29 | 60

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Beberapa hari lalu publik di hebohkan dengan gurauan mengenai adanya bom (bomb joke) di pesawat. Tentunya gurauan tersebut sangat meresahkan bagi para penumpang, karena membahayakan keselamatan penerbangan.

Bahkan diketahui, selama bulan Mei 2018 saja setidaknya terjadi 6 kasus orang melakukan bomb joke pada beberapa maskapai penerbangan seperti Batik Air, Lion Air, dan Garuda Indonesia.

Menanggapai fenomena tersebut, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi menilai, kejadian tersebut mengartikan bahwa masih banyak orang yang tidak memahami dampak dari menyampaikan berita bohong.

“Hal yang dianggap bercanda itu bisa saja akan memiliki resiko serius serta dampak yang diakibatkan bisa fatal. Hal ini harus terus kita sampaikan ke masyarakat,” ujar beliau, Rabu (30/5/2018).

Selain itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP tersebut juga menganggap, di era modern seperti sekarang ini seharusnya setiap orang lebih cerdas dalam melakukan aktivitas. Pihaknya pun mempertanyakan apakah pemahaman seorang calon penumpang pesawat mengenai penyampaian berita bohong di muka umum adalah sesuatu yang melanggar hukum itu masih kurang.

Menurut politisi PPP tersebut, jika memang masyarakat kekurangan informasi terhadap hal tersebut, maka pihaknya pun meminta agar seluruh pihak saling bantu mensosialisasikan ulang mengenai larangan menyampaikan berita bohong.

Terlebih, Arwani Thomafi melanjutkan, semua itu telah diatur didalam Undang-Undang Penerbangan.

“Yang perlu kita lakukan adalah aparat dan seluruh pihak yang memiliki kepentingan seperti tokoh masyarakat dan tokoh agama perlu untuk terus mensosialisasikan mengenai larangan penyampaian berita bohong,” pungkas beliau. (Ch)