Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Fraksi PPP Minta Percepat Penanganan Korban Gempa Batuputih

03 Juli 2018 - 19:40:33 | 55

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Juru bicara Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Sumenep, Juhairi mengungkapkan, pihaknya telah menghimbau agar penanggulangan bencana gempa yang terjadi di Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih, Sumenep, segera dipercepat. Hal ini karena yang dilakukan pada saat ini dinilai belum maksimal.

Juhairi juga menyampaikan, pihaknya beberapa hari lalu telah melakukan reses ke rumah korban gempa. Dalam kunjungan tersebut banyak keluhan yang disampaikan oleh warga, terutama mereka yang rumahnya ambruk dan rusak parah.

Pihaknya juga mengaku prihatin dengan bencana yang terjadi tersebut. Sebab, korban gempa sangat memiliki ketergantungan terhadap bantuan dari pemerintah. Sayangnya, sampai sekarang belanja tidak terduga (BTT) untuk korban gempa belum tersalurkan. Alasan yang dikemukakan belum mendapat surat keputusan dari bupati.

“Untungnya, bantuan dari swasta, BUMD, dan BUMN berdatangan dalam membantu korban bencana tersebut. Tapi bentuknya bukan langsung membangun rumah hingga utuh. Melainkan dalam bentuk bahan konstruksi. Misalnya, semen dan kebutuhan konstruksi lainnya,” ujar Juhairi.

Senada dengan itu, pihaknya juga menghimbau agar bantuan yang berdatangan harus dikawal sampai tuntas. Sampai terbangun kembali rumah-rumah warga yang rusak

Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyatakan, secara teknis pelaksanaan bantuan dari dana BTT sudah dilakukan. Hanya, saat ini tim teknis sedang melakukan penyamaan persepsi.

Achmad Fauzi menyebut, ada beberapa hal teknis yang perlu dilengkapi, dan pemerintah sudah hadir dengan memberikan bantuan terhadap korban gempa di sana.

Mengenai kelambatan penanganan gempa, menurut Fauzi, hal itu wajar. Sebab, gempa baru pertama terjadi di Sumenep.

“Proses BTT yang penting kami ajukan. Ada tim yang menyurvei. Mereka menghitung, setelah itu, menyepakati berapa yang akan dikeluarkan,” pungkas Fauzi. (Ch)