Advertisment

Fraksi PPP MPR: Kebijakan Trump Tebar Teror Baru Bagi Dunia

  • 31 Januari 2017 - 19:34:17
  • Nasional
  • Admin
  • dibaca : 564

PPP.OR.ID-JAKARTA &ndash Ketua Ketua Fraksi PPP MPR RI, Arwani Thomafi menilai, kebijakan Presiden AS Donald Trump yang melarang kehadiran warga dari tujuh negara, yaitu Suriah, Iran, Irak, Yaman, Libya, Somalia, dan Sudan akan menjadi persoalan baru dalam relasi negara-negara Islam dengan AS.

"Atas nama melawan terorisme, Trump justru membuat kebijakan yang menebar kekhawatiran dan teror baru bagi dunia, khususnya negara-negara Islam," kata Arwani dalam pers rilis Fraksi PPP MPR RI, Selasa (31/1/2017) siang.

Anggota Komisi I DPR RI itu juga memandang kebijakan Trump telah melanggar prinsip-prinsip Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (DUHAM), khususnya pasal 2 tentang larangan diskriminasi, khususnya terkait perbedaan agama serta pasal 14 DUHAM tentang Hak untuk Mencari Suaka.

Menurut dia, setiap orang berhak mencari dan mendapatkan suaka di negara-negara lain untuk melindungi diri dari pengejaran. "Tujuh negara yang dilarang masuk warga negaranya di AS tidak terlepas dari situasi dan kondisi di masing-masing domestik negara tersebut," jelasnya.

Kendati kebijakan Trump tidak berimbas secara langsung terhadap Indonesia maupun warga negara Indonesia yang ada di AS, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Wakil Ketua Umum DPP PPP itu menekanna agare pemerintah Indonesia melakukan langkah konkret lewat jalur diplomasi. Hal itu untuk mengurangi dampak pasca kebijakan itu.

"Misalnya, memanfaatkan posisi Indonesia sebagai anggota dalam perkumpulan Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Langkah ini sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 bahwa Indonesia turut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamian abadai dan keadilan sosial," pungkasnya (haluanmerdeka.com/120N)

Kirim komentar