Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Hijrah, Sejumlah Tokoh dari PKB Pilih PPP

18 Juli 2018 - 16:06:40 | 422

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Konflik besar pasca Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) nyatanya justru membawa berkah tersendiri bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).  Sedikitnya, ada 32 bacaleg yang akan maju dari PKB dalam pileg nanti memilih bedol desa dan hijrah ke PPP.

Hal tersebut cukup berpengaruh di tahun 2019 mendatang, dimana DPC PKB Kabupaten Indramayu makin gelisah. Pasalnya, prediksi suara dan kursi di DPRD akan mengalami kemerosotan secara tajam.

Terlebih, kepemimpinan M Sholihin yang tidak disukai menyebabkan hengkangnya dua tokoh utama pendulang suara PKB, yakni mantan Ketua DPC PKB H Abas Assafah dan Ketua PCNU H Juhadi Muhammad.

Tak selesai sampai disitu saja, Calon Bupati Indramayu, H Toto Sucartono yang akan mengajukan putrinya, Salsa Wirabuana Dewi juga ikut hengkang dan mendaftar melalui PPP.

H Toto Sucartono mengikuti jejak Juhadi yang maju sebagai Bacaleg DPR RI dari PPP, dan Abas Assafah yang mengajukan anaknya, Taufik Zaenal Mustofa sebagai DPRD.

Dengan komposisi tokoh besar yang mendukung PPP, lembaga yang menaungi Tim Pemenangan Kiai Juhadi, JHD Centre menyebut sangat mudah untuk PPP meraih 10 kursi.

Hal itu terungkap pada pendaftaran Bacaleg oleh DPC PPP Kabupaten Indramayu ke KPU, Selasa (17/07). Bahkan bukan hanya baleg DPRD, Pengurus DPC PKB yang telah di SK-kan pun banyak yang hengkang mengikuti jejak senior-seniornya.

Ketua PCNU H Juhadi Muhammad bahkan tampak memimpin langsung doa bersama saat pengurus DPC PPP dan bacaleg mendaftar ke KPU.

Bagi PPP, masuknya banyak tokoh berpengaruh di kota mangga itu, tentu bukanlah sekadar ketiban durian runtuh. Tak berlebihan bila hal ini dikatakan sebagai kekuatan politik baru, yang akan sukses membawa PPP bersaing.

Dilansir dari perisainusantara.com, puluhan mantan Bacaleg potensial PKB tampak ikut hadir dalam agenda tersebut, diantaranya adalah Ketua PC GP Ansor Miftahul Fatah, Putra H Abas Assafah, Taufik Zaenal Mustofa hingga putri Mantan Calon Bupati Indramayu H Toto Sucartono, Salsa Wirabuana Dewi yang maju sebagai Bacaleg DPRD Provinsi Jabar dari PPP.

Adapun nama lain yang mundur dari pencalegan di PKB dan hijrah ke PPP adalah Supendi Sami’an, H Muhammad, Abdul Yamin, Rosidin, H Ubaidillah.

Sementara itu Kordinator JHD Center, Supendi Sami’an menegaskan dirinya memilih keluar dari PKB yang namanya sudah tercatat sebagai Wakil Ketua DPC dan pindah ke PPP. Termasuk ia bersama puluhan kader PKB lain memilih pindah gerbong besar-besaran nyaleg melalui PPP.

“Sejumlah 32 Bacaleg kini kami sudah pindah ke PPP. Kami targetkan 10 diantaranya terpilih,” tegas Supendi.

Supendi menjelaskan, perbedaan politik nyatanya akan semakin menunjukan kekuatan dan kebesaran NU di Kabupaten Indramayu. “Dipilihnya PPP menjadi kendaraan politik kami, karena NU memandang tahun 2020 sebagai momentumnya warga NU banyak yang tampil,” jelasnya.

Perolehan 10 kursi DPRD tersebut menurut Supendi bukan sebatas gertak sambal, karena kader-kader NU yang memiliki pengalaman dan kemampuan yang sudah memumpui di ranah politik tergabung sudah dalam JHD Center. “Faktanya mereka mendominasi maju sebagai Bacaleg PPP tingkat Kabupaten dan Provinsi,” pungkasnya. (Sk)