Logo PPP

DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Implementasi dan Pengawalan Pancasila Harus Gotong Royong, Tegas Ketum PPP

13 September 2017 - 15:09:05 | 128

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ir. H.M. Romahurmuziy M.T. menjadi pembicara kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN), Kupang, NTT, Selasa (12/9/2017).

Di depan kurang lebih 2.000 mahasiswa, Ketum PPP itu  menyampaikan orasi tanpa teks sekitar 1 jam 45 menit dengan tema Upaya dan Peran Mahasiswa dalam Menangkal Radikalisme.

Upaya mencegah radikalisme tidak akan berhasil, sebelum setiap manusia Indonesia meletakkan Pancasila dalam lubuk hati dan sanubarinya, serta menjadikannya sebagai sumber dari segala tindakan keseharian.

Pemerintah tidak bisa berjalan sendirian mengimplementasikan dan mengawal Pancasila, tentunya harus dengan gotong royong seluruh pemangku kepentingan untuk pengawalan kolektif pelaksanaan Pancasila, apakah itu ormas nasionalis, ormas Islam, masyarakat adat, partai politik, TNI/Polri, maupun dunia usaha, tegas Romahurmuziy.

Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) itu mengatakan, sejak awal para pendiri bangsa menanggalkan seluruh ego sentrisme agama dalam menyusun dasar negara sehingga bisa terwujud Pancasila sebagai ideologi dasar bangsa Indonesia.

Kiai Wahid Hasyim, Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimejo, dan Teuku Muhammad Hasan, sebagai wakil dari golongan Islam di Tim 9 PPKI, dengan kebesaran jiwa dan keinginan bersatunya Indonesia dari Sabang sampai Merauke, secara sukarela menanggalkan kalimat syariah Islam di sila pertama Pancasila hasil Piagam Jakarta dan menggantikannya dengan Yang Maha Esa, pada 18 Agustus 1945, papar Anggota Komisi XI DPR RI itu.

Terakhir Romahurmuziy yang berkapasitas sebagai politisi dan akademisi itu memperjelas kedudukan Pancasila sebagai ideologi dasar dan korelasinya dengan negara dan agama.

Pancasila adalah simbiosis paripurna hubungan antara negara dan agama, tandasnya. (oky)