Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Ir. H.M. Romahurmuziy Isi Studium General di IAINU Kebumen

15 September 2017 - 16:47:35 | 386

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Ir. H.M. Romahurmuziy mengisi Studium General di kampus Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen, Kamis (14/9/2017). Di depan para dosen dan ratusan mahasiswa yang hadir, Romahurmuziy menyampaikan materi tentang pentingnya mengikuti perkembangan tehnologi dengan memanfaatkan Media Sosial (Medsos) secara positif.

"Kalau kita bijak menggunakannya Media Sosial (Medsos), tentu akan menjadi berkah. Sebaliknya, jika salah bisa berujung musibah," papar Roamhurmuziy.

Anggota Komisi XI DPR RI itu mengatakan, media sosial juga rawan digunakan untuk hal-hal negatif seperti hate speech, black campaign, bullying, radikalisme online, pornografi, cyber crime.

Belakangan ini, berita berisi fitnah dan kecaman yang mendiskreditkan kelompok tertentu, hingga penggiringan opini yang memecah belah juga kian marak bahkan sering menjadi viral. Apalagi kalau berita tersebut dibumbui isu SARA dan politik.

"Hampir tiap detik kita diserbu dengan berita-berita hoax di media sosial, yang disebarkan oleh kelompok radikal dan tidak bertanggung jawab. Ini harus benar-benar diwaspadai, jangan sampai kita terjebak dan termakan begitu saja provokasi maupun berita yang belum tentu kebenarannya," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut cicit pahlawan nasional pendiri Nahdlatul Ulama (NU) K.H. Abdul Wahab Chasbullah menghimbau, agar mahasiswa tidak terkotak-kotak dalam pemahaman yang ekslusif dan sempit.

"Perbedaan agama dan keyakinan maupun suku dan budaya, adalah anugerah keragaman bangsa yang wajib dipertahankan, bukan dipertentangkan," papar pria yang akrab disapa Gus Romi itu.

Romahurmuziy yang menjabat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga meminta, agar mahasiswa IAINU Kebumen harus selalu bisa menjadi aktor perubahan, termasuk dalam hal pembangunan nasional.

“Mahasiswa adalah generasi intelektual yang memiliki potensi dan peran strategis untuk membangun bangsa Indonesia," tandas Ketum PPP. (oky)