Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Jokowi Sebut Romahurmuziy Cocok Jadi Cawapres

17 Mei 2018 - 14:35:11 | 42

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy cocok menjadi calon wakil presiden.

Pernyataan itu kembali disampaikan Jokowi saat menghadiri acara Workshop Nasional Anggota DPRD PPP se-Indonesia, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (15/5/2018).

Dalam kesempatan tersebut, diputar kembali wawancara Najwa Shihab dengan Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu Najwa menanyakan bagaimana urusan cawapres kepada Presiden Jokowi. Najwa kemudian menunjukkan gambar Romahurmuziy.

"Saya jawab spontan, tidak ada skenario, spontan aja, artinya itu keluar dari hati, betul," kata Jokowi.

Jokowi mengulang jawaban yang disampaikan saat itu bahwa Ketua Umum PPP itu merupakan sosok muda, santri dan intelektual.

Najwa kemudian bertanya terus bagaimana? "Ya cocok jadi cawapres," kata Jokowi diiringi tepuk tangan peserta workshop. Jokowi menambahkan apa yang disampaikan Ketum PPP dalam sambutan di acara itu juga menunjukkan tingkat intelektualitasnya.

"Setelah tadi saya mendengar apa yang disampaikan oleh Pak Ketum PPP, saya kira apa yang disampaikan beliau tadi lebih dari satu jam, betul-betul menunjukkan intelektualitas yang sangat prima, saya harus ngomong apa adanya," terang Presiden.

Di hadapan anggota DPRD dari PPP itu, Jokowi juga menyampaikan bahwa dirinya telah melaksanakan janji dua tahun sebelumnya yaitu menetapkan PP Nomor 8 Tahun 2017.

"Artinya janji itu sudah saya tunaikan. Saya kira Komponen yang naik juga sudah sesuai, ada tunjangan reses, perumahan, transportasi dan komunikasi, ini patut kita syukuri," katanya.

Hadir dalam acara tersebut, antara lain Mensesneg Pratikno, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang juga Ketua Majelis Pakar DPP PPP dan Ketua Dewan Pertimbangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Suharso Monoarfa yang juga Anggota Dewan Pertimbangan Presiden. (Oky)