Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Kader PPP Diminta Waspadai Radikalisme

16 Januari 2017 - 17:02:47 | 762

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - SEMARANG,– Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengimbau kepada kader PPP untuk mewaspadai berkembangnya radikalisme yang mengatasnamakan agama karena dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Romi sapaan akrab Muhammad Romahurmuziy di Semarang, saat memberikan sambutan dalam rangka Hari Lahir Ke-44 PPP dan pelantikan pengurus DPW PPP Jawa Tengah dan DPC PPP se-Jateng, Minggu (15/1).

“Radikalisme atas nama agama menjadi radikalisme paling berbahaya dibandingkan dengan radikalisme yang lainnya,” kata Romi seperti dikutip Antara.

Menurut dia, munculnya radikalisme yang mengatasnamakan agama itu bukan karena kurangnya pemahaman agama, tapi karena adanya perbedaan dalam memahami agama.

“Kalau ada radikalisme atas nama agama, maka siapapun pemeluk sebuhan agama yang menyakini kebenaran ahama itu akan rela mati untuk agamanya, dan pengikut radikalisme atas nama agama akan rela membunuh orang lain asal dijanjikan surga,” ujar Romi.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan agama dari Tuhan yang sudah berbeda-beda di Indonesia sejak awal berdirinya NKRI itu sebagai kekuatan perekat, bukan kekuatan pemisah.

Menanggapi adanya pihak-pihak yang meneriakkan Indonesia diganti dengan khilafah, Romi mengingatkan bahwa khilafah sudah berakhir berwaktu-waktu yang lalu dan menanyakan Islam mana yang akan digunakan kalau mau menyatukan Indonesia di dalam panji-panji Islam, serta mengganti NKRI dengan negara Islam.

“Menyatukan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah saja repot kok mau menyatukan Islam di Indonesia,” ujarnya berkelakar.

Romi ingin Indonesia menjadi negara yang berperadaban dan menjadi negara paling hebat di seluruh dunia. (suaramerdeka.com/TN)