Logo PPP

DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Kesenian Rebana dan Sumbangsih Penyebaran Islam Nusantara

10 Mei 2017 - 15:54:28 | 168

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

Kesenian rebana atau terbangan sangat lekat dengan masayarakat Indonesia, khusunya pemeluk agama Islam. Kesenian rebana berkembang sejak syiar agam Islam Nusantara muali semarak terutama abad ke 12 dan 13, namun tidak ada yang tahu kapan persisnya seni musik ini ada.

Selain sebagai hiburan rebana memegang peran penting dalam penyebaran agama Islam di Indonesia. Dengan perantara kesenian, Islam berkembang penuh kedamaian dan kegembiraan. Tidah hanya melalui majelis-majelis pengajian tapi juga lewat kesenian .

Rebana sebagai salah satu alat dakwah hadir sebagai wujud kecintaan kepada Allah dan Nabi Muhammad SAW. Setiap syair yang dilantunkan penuh dengan makna juga nasehat kepatuhan kepada ajaran Islam. Dakwah dibawakan dengan gembira ini membuat masyarakat Indonesia dapat menerima Islam dengan terbuka. Sehingga dapat berkembang dengan sangat pesat.

Dewasa ini kesenian musik rebana masih mampu bertahan dan semakin mendapatkan tempat tersendiri di masyarakat. Setiap acara Maulid Nabi Muhmammad SAW, kesenian rebana hampir tidak pernah absen untuk ditampilkan dan mengirngi pembacaan shalawat. Dalam berbagai kegiatan tasyakuran, pengajian dan acara lain rebana juga seringkali ditampilkan.

Dalam perjalan dan perkembangannya musik rebana juga telah melahirkan banyak inovasi dan kreasi dengan memadukannya bersama alat musik lain. Rebana juga tidak hanya dipakai untuk mengiringi lantunan sayair tapi juga berkembang mengiringi tarian. Dibeberapa daerah di Indonesia rebana bahkan sudah menjadi pengiring wajib dalam prosesi sakral yang keberadaannya tidak bisa digantikan.

Melihat bahwa kesenian memiliki peran begitu penting sangat disayangkan bila rebana dan kesenian semacamnya hilang dan ditelan modernitas. Sebagai genersi penerus, sudah sewajarnya melestarikan kekayaan khazanah  kesenian umat Islam. Dengan begitu semoga semangat dakwah akan terus bergelora mengisi tiap sudut kehidupan kita. (ZA)