Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Ketum PPP Ajak Alumni ITB Genjot Ekonomi

12 Juli 2018 - 14:38:47 | 160

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID – Dalam acara halal bihalal Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) yang digelar di Jalan Merdeka Timur, Jakarta kemarin, Ketua Umum (Ketum) PPP M Romahurmuziy mengatakan, saat ini perekonomian Indonesia banyak tertinggal dari negara maju. Karena itu, menurut beliau, perlu strategi khusus untuk meningkatkan perekonomian, salah satunya dengan membangun industri manufaktur

"Tidak ada jalan pintas selain mengembangkan industri manufaktur. Saat bertemu dengan Pak BJ Habibie, beliau juga berpesan agar Indonesia membangun industri manufaktur, salah satunya manufaktur berteknologi tinggi, seperti pesawat terbang," kata Romahurmuziy yang akrab disapa Gus Rommy, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/7/2018).

Rommy menjelaskan, saat ini Indonesia butuh sinergi dari semua pihak untuk Bersama-sama membangun Indonesia dari sejumlah ketertinggalan. 

Pada 2017, Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia hanya USD 3.800. Ketua Umum partai termuda di parlemen ini menyebutkan bahwa nilai ini masih jauh dari kriteria high income countries, yang harus memiliki pendapatan per kapita minimum USD 13 ribu per tahun.

Selain itu, Gus Rommy mengajak alumni ITB masuk ke dunia politik. Menurutnya, politik merupakan media untuk mewujudkan aspirasi sekaligus ikut berjuang membawa Indonesia maju menjadi bangsa pemenang.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan saat ini masih ada waktu bagi semua orang untuk mendaftar jadi caleg, walaupun waktunya cukup mepet. Sejumlah partai juga masih membuka pendaftaran bakal caleg untuk maju pada Pemilu 2019.

"Masih ada waktu untuk mendaftar jadi caleg. Bisa maju melalui PPP atau partai lain," ajak beliau.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Rommy juga berkesempatan melantunkan lagu 'Deen Assalam', yang saat ini sedang populer di tengah masyarakat setelah dibawakan oleh Sabyan Gambus. (El)