Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Ketum PPP dan Cagub Ganjar Apresiasi Inovasi Santri Pesantren Wali

08 Mei 2018 - 21:05:51 | 165

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy bersama dengan Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah yang diusung PPP, Ganjar Pranowo menghadiri acara Santri Creativity Party yang diadakan Pondok Pesantren Wali Desa Candirejo, Tuntang Kabupaten Semarangt, Jawa Tengah, Senin (7/5/2018).

Menurut Ketum Romahurmuziy, para santri mempraktikkan dakwah yang dilakukan Wali Songo pada awal masuknya Islam ke Indonesia. Jika para wali saat itu mengubah tembang dan wayang kulit menjadi bernafaskan Islam, saat ini santri juga melakukan hal yang sama dengan menggunakan lagu-lagu yang populer di masyarakat, seperti Jaran Goyang, Semar Mesem hingga Bojo Galak.

“Saat itu para wali menggunakan sarana dakwah yang disukai masyarakat yaitu tembang dan wayang. Maka sekarang dengan menggunakan lagu Jaran Goyang dan Semar Mesem secara substansi, manhaji menggunakan apa yang diwariskan ulama dan Wali Songo,” ungkap beliau.

Selain itu, menurut beliau, hal lain yang menarik dari inovasi Pesantren Wali adalah dengan menyajikan metode Tamsily untuk pembelajaran Bahasa Arab. Pelajaran bahasa Arab yang biasanya dipelajari hingga 15 tahun, dengan metode ini hanya bisa ditempuh dalam waktu empat tahun.

“Metode ini perlu diseminarkan, diuji sahihkan, agar mendapatkan pengakuan dari masyarakat umum. Juga diperkenalkan secara luas, sehingga bisa dipergunakan oleh lebih banyak masyarakat dan menjadi pahal bagi yang menciptakan metode ini,” ujar beliau.

Sementara itu, Ganjar juga menyebut terobosan dakwah melalui lagu Jaran Goyang dan sejumlah lagu populer di masyarakat tersebut membuat dakwah ke tengah masyarakat menjadi lebih mudah.

“Para santri mengikuti jejak Wali Songo,” jelas beliau.

Senada dengan itu, Ganjar menambahkan, saat ini dunia pesantren memberikan sumbangan penting bagi dunia pendidikan. Pesantren tidak hanya meningkatkan kemampuan intelektual santri, namun juga meningkatkan emosional dan spiritual mereka. (Ch)