Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Ketum PPP: Pasangan Nasionalis-Santri Simbol Kekompakan Bangsa

12 Februari 2018 - 21:15:39 | 152

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Setahun menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, dari pihak Joko Widodo belum menentukan siapa Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang bakal diusungnya. Teka-teki pendamping Jokowi di Pilpres 2019 sampai sekarang sepertinya masih menjadi misteri.

Meski demikian, belakangan santer muncul nama Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy yang digadang-gadang akan mendampingi Jokowi di 2019 nanti. Hal itu terlihat dari banyaknya dukungan dari internal PPP, Ulama, dan khalayak ramai.

Menyikapi banyaknya pembahasan pencalonan Ketum PPP sebagai pendamping Jokowi, Romahurmuziy mengatakan bahwa semua keputsan diserahkan kepada Jokowi.

“Cawapres ini kan yang milih Capresnya ya, jadi tentu semuanya kami serahkan kepada Pak Jokowi,” ujar Ketum PPP, Senin (12/2/2018).

M. Romahurmuziy menambahkan, setidaknya PPP sudah pernah menyampaikan sejumlah kriteria calon pendamping Jokowi di Pilpres 2019, dan sebagai partai pengusung, Ketum Romahurmuziy yakin pada saatnya Jokowi akan mengumpulkan seluruh pimpinan partai koalisi untuk membahas perihal ini.

Selain itu, Ketum Romahurmuziy juga menuturkan saran yang diberikannya, yakni agar Jokowi tidak memisahkan antara kelompok nasionalis dan kelompok agamis. Itu penting, agar Pilpres tidak berbalut kebencian bernuansa SARA.

PPP sendiri sudah memiliki cukup sejarah bahwa di 2001 dulu, pernah memasangkan secara sempurna Megawati Soekarnoputri dan Hamzah Haz.

“Dua inilah yang sebaiknya menjadi pasangan ideal untuk membangun itu, sehingga memang warna nasionalis santri itu sangat Indonesia. Sangat sangat mencerminkan kekuatan kekompakan bangsa ini dan sangat sangat Pancasila,” pungkas Ketum PPP M. Romahurmuziy. (Ch)