Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Ketum Romahurmuziy Prediksi Nama Calon di Pilpres 2019

12 Januari 2018 - 14:37:44 | 601

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy memprediksikan ada dua nama Calon Presiden yang ikut Pemilu Presiden 2019, pernyataan itu disampaikannya pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan terkait ambang batas partai atau gabungan partai mengajukan Calon Presiden.

"Saya prediksikan dengan peta survei ektabilitas yang sekarang ini, hanya akan ada dua calon yaitu yang telah diusung oleh PPP, Pak Jokowi dengan Pak Prabowo yang kemungkinan akan maju lagi dan itu hanya akan mengulang kembali peta pertarungan di 2014," paparnya melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Romahurmuziy mengatakan, Putusan MK itu menegaskan tidak ada satupun partai politik di Indonesia yang bisa mengajukan Calon Presiden sendiri sehingga harus berkoalisi dengan yang lain.

Menurut Ketum PPP, melalui Putusan MK itu, maka partai politik atau gabungan parpol harus memiliki 20 persen kursi DPR, atau 25 persen suara sah nasional seperti pada Pemilu 2014 lalu untuk bisa mengusung pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres).

"Keputusan itu bukan hal baru yang sebelumnya pernah dilakukan gugatan presidential treshold dan hasilnya juga tidak berbeda," ujarnya.

Romahurmuziy mengapresiasi langkah MK yang menolak uji materi terkait ambang batas pencalonan Presiden, dan MK telah kukuh dengan argumentasinya.

"Jadi kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada MK yang kukuh dengan argumentasinya untuk menetapkan PT yang sudah ditetapkan oleh DPR berdasarkan UUD," pungkas Ketum PPP M. Romahurmuziy. (Oky)