Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Komisi II DPR: Indeks Kerawanan Pemilu dan Antisipasinya

30 November 2017 - 14:22:41 | 61

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Anggota Komisi II DPR Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidhowi mengatakan, Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang diluncurkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus dijadikan perhatian khusus oleh stakeholder terkait, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan aparat kepolisian.

"IKP ini harus menjadi perhatian khusus penyelenggara pemilu dan aparat keamanan," kata Achmad Baidhowi, Kamis (30/11/2017).

Achmad Baidhowi mengungkapkan, suksesnya dua Pilkada Serentak harus terulang pada tahap III ini. Selain itu, beliau juga meminta aparat keamanan harus melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan penyebab kerusuhan.

"Sentra penyelenggara pemilu harus profesional dan obyektif dalam bertugas," tuntas Wasekjen PPP itu.

Berdasarkan data IKP 2018 yang dilaunching Bawaslu, tiga provinsi dinilai memiliki kerawanan tinggi. Kategori daerah yang masuk dalam klasifikasi kerawanan tinggi memiliki nilai antara 3,00 sampai 5,00.

Papua berada di angka 3,14, Maluku 3,25 dan Kalimantan Barat 3,04. Sedangkan 14 provinsi lain yang mengikuti Pilkada masuk dalam kategori sedang dengan nilai antara 2,00 sampai 2,99. (Af)