Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

KRI Usman Harun yang Menimbulkan Ketegangan dengan Singapura

25 Mei 2017 - 16:51:07 | 662

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Pada tanggal 10 Maret tahun 1965, dua anggota prajurit Korps Komando Operasi (KKO) atau sekarang marinir angkatan Laut (AL) mengebom Hotel Mac Donald, Singapura. Kedua prajurit tersebut bernama Usman dan Harun. Kedua prajurit tersebut sengaja mengebom hotel yang berada di Singapura karena hendak menyabotase kepentingan Malaysia di Singapura. Dimana, pada saat itu Indonesia sedang berkonfrontasi dengan Malaysia.

Akibat ledakan bom yang dilakukan oleh Usman-Harun 3 orang meninggal, dan 35 orang mengalami luka-luka. Usman-Harun yang akhirnya tertangkap oleh pemerintah Singapura, akhirnya dijatuhi hukuman gantung oleh pemerintah Singapura pada 17 Oktober 1968. Pemerintah Indonesia melalui kuasa-kuasa hukumnya telah berupaya untuk meringankan hukuman terhadap Usman dan Harun, namun usaha-usaha tersebut tidak dihiraukan oleh pemerintah Singapura.

Untuk mengenag Usman-Harun, pemerintah menyematkan nama mereka dalam Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Pemberian nama terhadap KRI Usman-Harun menuai protes pemerintah Singapura. Dimana kerjasama militer antara pemerintah Indonesia dan Singapura sempat terhambat. Namun, pemerintah Indonesia tetap kukuh terhadap pemberian nama KRI Usman-Harun. Pemerintah Singapurapun mengeluarkan kebijakan jika KRI Usman-Harun dilarang untuk melintasi perairan Singapura. (dari berbagai sumber/TRAN)