Logo PPP

DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Mempelai Padang Pasir Palmyra

09 Mei 2017 - 16:20:34

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

Palmyra adalah satu dari bebarapa situs bersejarah dengan kondisi memprihatinkan di Suriah. Di negara ini terdapat beberapa situs sekaligus yang menjadi bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO untuk kategori peninggalan budaya. Tetapi adanya perang saudara yang tengah melanda Suriah menjadikan sebagian besar situs-situs tersebut rusak hingga menjadi puing-puing belaka, tak terkecuali Palmyra.

Palmyra adalah situs kota kuno yang dalam catatan sejarah dikenal dengan nama Tadmor. Menurut Wikipedia, dulunya daerah itu merupakan kota penting karena letaknya yang strategis di oasis yang berbatasan dengan Damaskus dan Sungai Efrat di Deir ez-Zor. Kota ini menjadi tempat pemberhentian bagi para wisatawan dan pelancong yang melintasi padang pasir Suriah. Saking terkenalnya kota ini sampai disebut Mempelai Padang Pasir.

Situs Palmyra sekarang tak lagi menjadi pusat pariwisata yang ramai seperti dahulu. Tetapi di sana masih tersisa serangkaian monumen berukuran besar yang mengisyaratkan kejayaan Tadmor pada zaman Yunani kuno. Bangunan paling mencolok di Palmyra adalah kuil besar Baal, kuil dengan arsitektur Helenistik yang dianggap sebagai bangunan bernilai religius paling penting dari abad pertama Masehi di Timur Tengah.

Tercatat pada tanggal 25 Agustus 2015 Isis telah menghancurkan kui yang telah berdiri sejak zaman Romawi Kuno ini. (Merdeka.com/TRAN)