Logo PPP

DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Nusaybah binti Kaab dan Perang Uhud

09 Mei 2017 - 16:55:16 | 207

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

Nusaybah binti Ka’ab atau lebih dikenal dengan Ummu Ammara yaitu wanita dari bani Najjar. Nusaybah adalah satu tokoh pejuang wanita islam yg bertempur dalam medan perang dikala Perang Uhud terjadi. Pada awalnya peran beliau dalam perang seperti wanita lain, yaitu menyediakan makan & membawa air ketika ke-2 putranya ikut berperang dalam medan perang. Saat pasukan terjepit, Nusaybah memutuskan untuk membekali dirinya dengan senjata untuk terjun di medan perang.

Ummu Ammara pun segera berlari menuju Rasul memberikan perlindungan kepada Nabi Muhammad SAW kala Nabi mendapat serangan. Ia melompat dan melindungi Rasul dengan pedangnya. Ia juga melemparkan anak panahnya ke musuh-musuhnya, meski ia sendiri mengalami banyak luka akibat serangan pedang, panah, dan tombak. Nusaybah dengan sigap menjadikan tubuhnya tedeng yang menerima luka dari senjata-sejata yang hendak mengenai Rasulullah SAW. Pada akhirnya, luka ke-12 yang menembus bahu Nusaybah, membuatnya jatuh pingsan.

Setelah Nusaybah tersadar dari pingsan, kalimat pertama yg diucapkannya ialah “Apakah Nabi Muhammad SAW selamat?”

Atas peristiwa yang terjadi tersebut Rasulullah Saw menetapkan keutamaan kepada Nusaibah ra atas apa yang telah ia lakukan pada perang Uhud. Ia telah melampaui begitu banyak laki-laki. Atas dasar tersebut suatu ketika Rasul bersabda, “kedudukan Nusaibah binti Ka’ab pada hari itu lebih baik daripada kedudukan fulan dan si fulan.”