Logo PPP

DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Peran Indonesia Terhadap Kemanusiaan Internasional

11 September 2017 - 14:26:43 | 154

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Peristiwa tragisnya pembataian etnis Rohingya akhir-akhir ini memenuhi timeline banyak media massa, ruang diskusi, parlemen jalanan dan tentunya media sosial. Permasalahan mengenai Rohingya menyeruak dan menjadi perhatian masyarakat dunia khususnya Indonesia bukan hanya saat ini, sebelumnya terutama tahun 2012 warga Rohingya terdampar di daratan Indonesia. Meraka menggunakan prahu dan harus terombang ambing berhari-hari sebelum sampai di Indonesia

Nasib tragis yang dialami etnis Rohingya ini menggugah rasa empati bangsa Indonesia. Para pengungsi dan pelarian dari kebiadaban perlakuan yang mereka terima di negara asalnya diterima denagan baik. Mereka kemudian dirawat dan diberi makanan untuk keseharian mereka. Peran Indonesia terhadap perjuangan kemanusiaan ternyata bukan terhadap etnis Rohingya saja. Sebelumnya ketika pecah perang saudara 19 April 1975, banyak diantara warga Vietnam lanyi menyelamtkan diri dengan perahu.

Dari sumber yang ditelusuri ternyata para manusia perahu dari  Vietnam pada tahun 1975 terdampar di kepulauan Natuna.  Melihat tragis nasib yang ditimpa mereka dan sebagai langkah kemanusiaan, Indonesia bersama Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumpulkan para pengungsi Vietnam itu di Pulau Galang, dekat Batam. Mereka dibuatkan semacam komplek dengan rumah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, pemakaman, penjara dan pendidikan.

Pengungsi yang ditampung di Pulau Galang itu mencapai 250 ribu jiwa. Mereka diperlakukan sangat baik, diberi makan dan pakaian yang layak. Rasa persamaan sebagai manusialah yang mendorong hal itu. Konstitusi negara kita juga mengamantakan untuk menjunjung harkat dan martabat kemanusiaan. Maka tidak heran Indonesia sering kali menjadi yang terdepan untuk menyurakan persoalan yang berkaitan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Setelah sekian lama tinggal di Indonesia mereka dipulangkan ke negara asalnya, tepatnya tahun 1996. Indonesia pernah menggalang dukungan global untuk ikut berkontribusi dalam perdamaian dunia, dengan merawat kemanusiaan. Hari ini Indonesia juga mengaskan diri menjadi negara yang peduli terhadap nsaib kemanusiaan dengan menampung etnis Rohingya. Indonesia memberi kesempatan mereka untuk tinggal dan memenuhi kebutuhan mereka.

Inilah bentuk kepedulian nyata Indonesia  terhadap kemanusiaan. Masayarakat dan pemerintah berjalan bersama memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. Seolah telah menjadi jiwa dalam hati masing-masing penduduk Indonesia bahwa kemerdekaan hidup dan kemanusiaan harus senantiasa dijujung tinggi. (Dari berbagai sumber/ ZA)