Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Politisi PPP Menghimbau Adanya Pendidikan dan Pelatihan Bagi Calon TKI

06 Oktober 2017 - 14:42:26 | 395

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Dra. Hj. Ermalena MHS, Wakil Ketua Komisi IX yang juga Anggota Tim Pengawas (Timwas) TKI meng himbau Pemerintah untuk  mendidik para calon TKI. Himbauan itu disampaikan oleh politisi PPP ini dalam rapat Timwas TKI DPR RI bersama Pemerintah.

“Selama ini yang terjadi di lapangan calon TKI yang akan diberangkatkan memilki kualitas di bawah standar. Inilah yg menyebabkan kenapa tenaga kerja kita tidak mendapat apresiasi dari negara penempatan.” ungkap politisi Ermalena, Rabu (4/10).

Himbauan itu ditujukan untuk membekali para calon TKI yang akan diberangkatkan agar memiliki kualitas mumpuni. Beliau mengungkapkan untuk melakukan pendidikandan pelatihan itu bisa menggunakan 20 persen anggaran pendidikan

“Oleh karena itu untuk meminimalisir, kita berharap anggaran 20 persen pendidikan itu juga dialokasikan sebagian untuk calon TKI yang akan diberangkatkan.” Imbuh Ermalena

Ermalena menilai jenjang pendidikan par aclon TKI yang rendah merupakan salal satu faktor penyebab terjadinya kekerasan pada TKI yang ditempatkan di negara lain. Hal ini harus segera diminimalisis dengan langkah tepat dan setrategis.

Politisi PPP ini mengungkapkan selama ini permasalahan TKI menjadi kasus luar biasa dan membuat kita menjadi prihatin. Provinsi Jawa Barat menjadi contoh dimana sebesar 80 persen tenaga kerja yang dikirim kebanyakan lulusan SD dan didominasi oleh wanita.

“Tentunya mereka berhak mendapatkan pelatihan dan pendidikan agar kekerasan terhadap TKI dapat diminalisir. Oleh karena itu kita berharap fungsi Pemerintah Daerah dan Pemerintah pusat menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan agar dapat bersama-sama melaksanakan hal tersebut secara maksimal,” tandasnya.

Emalena juga menekankan dengan pengalokasian anggaran Kemendikbud tersebut tidak sepenuhnya dialokasikan untuk pendidikan formal tapi juga untuk pendidikan dan pelatihan bagi calon TKI. Kedepan, beliau berharap TKI dapat memperoleh haknya sehingga dapat melindungi diri dan mempunyai daya saing lebih baik di banding negara-negara lain. (ZA/ Ed)