Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

PPP Dorong Agar Pelaku Cabul LGBT Masuk KUHP

03 Juni 2018 - 21:07:13 | 224

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menginginkan perbuatan cabul sesama jenis atau oleh kaum LGBT masuk Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), tidak sekadar dalam penjelasan.

"Posisi PPP adalah bahwa unsur tersebut harus masuk dalam rumusan pasal," kata Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Arsul Sani dalam keterangan persnya, di Jakarta, Minggu (6/3/2018).

Arsul dengan nada tegas menyampaikan pada publik, bahwa hukum pidana Indonesia melarang perbuatan cabul tidak hanya oleh dan terhadap mereka yang berlainan jenis, tetapi juga ketika dilakukan oleh dan terhadap sesama jenis atau LGBT.

"PPP tidak akan menerima bila unsur sesama jenis maupun berlawanan jenis itu hanya masuk dalam penjelasan," kata Arsul Sani yang juga merupakan Anggota Panja RKUHP Komisi III DPR itu.

Arsul menilai pasal itu bukan kriminalisasi terhadap orang berstatus LGBT, melainkan karena perbuatan cabulnya.

"Jadi, laki-laki atau perempuan baik yang normal atau yang LGBT hanya dipidana kalau melakukan perbuatan cabul," terangnya.

Sebelumnya Arsul mengungkapkan, bahwa Pemerintah bukan menghapus pasal itu, melainkan mereformulasi rumusan pasal dengan menempatkan kata sesama jenis atau berlainan jenis dalam penjelasan.

"Jadi, nantinya perbuatan cabul baik oleh dan terhadap sesama jenis tetap akan dapat dipidana," tandas Sekjen DPP PPP, Arsul Sani. (Af)