Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

PPP Dukung Rencana Perluasan Delik Zina, Pemerkosaan, dan LGBT

20 Desember 2017 - 17:08:43 | 278

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Panitia Kerja Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, PPP merupakan salah satu dari fraksi yang mendukung perluasan materi delik dalam pasal yang berkaitan dengan tindak pidana asusila.

Menurut Arsul, perluasan delik dalam pasal-pasal tersebut bisa memperjelas proses pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana asusila.

“PPP termasuk yang setuju dan akan memperjuangkan perluasan cakupan delik zina tersebut di KUHP baru,” ujar Arsul yang juga menjabat Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Selasa (19/12/2017).

Panitia Kerja Rancangan KUHP berencana, memperluas delik sejumlah pasal yang berkaitan dengan tindak pidana asusila dalam pembahasan Rancangan KUHP.

Itikad tersebut berpotensi memperluas penafsiran tentang delik atau perbuatan asusila yang dapat dikenakan hukuman, karena dianggap melanggar undang-undang.

Arsul mengungkapkan, perombakan KUHP di DPR dalam hal ini merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak uji materi pasal perzinahan, pemerkosaan, dan hubungan sesama jenis (LGBT) sebagaimana diatur dalam KUHP.

“Kemungkinannya tidak tertutup, terkait perlusaan delik zina, pemerkosaan, dan LGBT,” papar Anggota Komisi III DPR Arsul Sani.

Diketahui, Ada tiga pasal dalam KUHP yang digugat oleh pengadu ke MK, yakni Pasal 284, 285, dan 292 KUHP. (Af)