Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

PPP: Partisipasi Perempuan Makin Banyak di Pilkada

28 Juni 2018 - 19:10:16 | 279

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Anggota DPR RI Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Okky Asokawati, memuji tren kenaikan partisipasi perempuan sebagai kontestan Pilkada Serentak 2018 dibandingkan 2017 ataupun 2015. Menurutnya, jumlah perempuan yang menjadi calon kepala daerah maupun wakilnya di semua tingkatan mencapai 101 calon dari total 1136 kandidat.

Okky mengungkapkan, bila melihat data pilkada serentak sebelumnya, tren kemenangan kandidat perempuan mengalami peningkatan dari 28 persen pada  2015, menjadi 31 persen pada 2017 lalu. "Untuk pilkada serentak 2018 ini, harapan saya sejumlah kandidat perempuan akan mengalami peningkatan dari sisi kemenangan," kata Okky Asokawati yang juga menjabat Wakil Ketua Umum PPP, Kamis (28/6/2018).

Merujuk data hitung cepat, dari 17 pemilihan gubernur terdapat tiga figur perempuan yang unggul. Yakni Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa, Cawagub Lampung Chusnunia Chalim, Cawagub Nusa Tenggara Barat (NTB) Siti Rohmi Djalilah.

Saya menyampaikan selamat kepada para ibu yang unggul versi hitung cepat ini," ucap Okky.

Lebih lanjut Okky menuturkan, melihat latar belakang kandidat perempuan yang muncul dalam Pilkada Serentak 2018, sebanyak 43 persen merupakan kader partai. Sedangkan 39 persen mantan anggota parlemen dan 39 persen memiliki kekerabatan dengan pimpinan partai atau kepala daerah.

"Data itu bisa dijadikan rujukan bagi pimpinan partai politik untuk meningkatkan keterlibatan perempuan di partai politik dengan menempatkan dalam posisi penting yang tidak sekadar sebagai aksesori politik," paparnya.

Mantan peragawati itu menambahkan, menjadi anggota legislatif baik di tingkat daerah maupun pusat merupakan pintu masuk yang efektif bagi politikus perempuan wanita untuk mengisi pos di eksekutif sebagai kepala daerah atau wakilnya.

"Kesadaran pentingnya perempuan untuk tampil di ruang publik politik harus senantiasa ditumbuhkan oleh seluruh stakeholder baik pemerintah, partai politik, termasuk kalangan perempuan sendiri," pungkas Okky Asokawati. (Oky)