Logo PPP

DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Romahurmuziy: Doa Tak Pantas dijadikan Kritik

16 Agustus 2017 - 20:13:25 | 91

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy menanggapi doa Tifatul sebenarnya tidak pantas dijadikan kritik, dan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Ia merujuk pada salah satu bagian dari doa Tifatul yang meminta Presiden Jokowi bersikap adil dan tidak memusuhi ulama.

Doa Tifatul Sembiring untuk Joko Widodo, adalah agar sang Presiden menjadi gemuk saat sidang tahunan MPR, hal tersebut tentu menuai kontroversi dan dinilai lebih bersifat satire atau sindiran.

"Saya melihat doa itu untuk keselamatan, untuk pemimpin-pemimpin negara kita. Sedikit memberikan motivasi tapi lebih bersifat satir atau kritik, karena secara langsung memberikan doa dengan pesan menjadi lebih gemuk," papar Romy setelah mengikuti sidang tahunan MPR, DPR, DPD di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/8).

"Beri petunjuk Presiden Indonesia, Bapak Joko Widodo. Gemukkanlah badan beliau Ya Allah, karena kini terlihat semakin kurus" kata Tifatul di Ruang Sidang MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

"Ada juga doa, mengingatkan untuk bersikap adil, tidak memusuhi ulama yang semuanya jauh dari gambaran situasi sebenarnya," jelas Romy.

Menurut Romahurmuziy yang juga anggota DPR RI "Ini tidak terlepas dari posisi Pak Tifatul dari fraksi oposisi yaitu PKS," lanjutnya.

Selain menyinggung Presiden, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga disebut Tifatul dalam doa. Dia mendoakan Jusuf Kalla yang sudah berusia lanjut.

"Bapak Jusuf Kalla yang sudah tua tapi semangatnya masih membara," doa Tifatul. (oky)