Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Sekjen PPP Inisiasi Hotline Aduan Nelayan

10 November 2017 - 16:27:31 | 249

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani ikut hadir kegiatan kunjungan kerja yang dihelat Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Kota Pekalongan, Kamis (9/11).

Anggota Komisi Hukum asli Pekalongan itu  mengatakan, siap mendukung dan menyuarakan kepentingan nelayan, sehingga dapat membawa perikanan Pekalongan kembali berjaya. Sekjen PPP Arsul Sani juga membeberkan akan menyiapkan hotline khusus bagi nelayan untuk menyampaikan aduan, usulan maupun keluhannya.

Arsul mengaku akan berupaya membawa aspirasi nelayan ke pemerintah pusat. “Karena kami di DPR, memahami bahwa belum semua yang aspirasi nelayan bisa dipenuhi oleh pemerintah dalam hal ini KKP. Bahkan menurut kami, baru sebagian kecil aspirasi nelayan yang sudah terwujud.

“Bagi nelayan yang belum, atau ingin menambah aspirasinya, bisa titip ke kami diluar kegiatan ini. Saya buka hotline untuk teman-teman, bisa langsung menghubungi saya. Kebutuhan nelayan akan kami suarakan,” tuturnya saat memberikan sambutan.

Dihadapan Arsul dan sejumlah narasumber lain dari KKP maupun dari Pemprov Jateng, berbagai keluhan dan usulan disampaikan para nelayan. Salah satunya terkait masalah hukum yang sempat menimpa nelayan Kota Pekalongan belum lama ini, yakni terkait kasus ABK di bawah umur.

Merespon aduan tersebut, Arsul yang duduk di Komisi III DPR RI berjanji akan mengkomunikasikan masalah-masalah itu kepada mitra kerja Komisi III, yakni Kepolisian. Ia juga mengaku menjalin komunikasi yang sangat baik dengan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono. Sehingga masalah-masalah hukum di wilayah Jawa Tengah sebisa mungkin akan ia bantu agar mendapatkan penyelesaian terbaik.

“Melalui hotline teman-teman nelayan bisa langsung menghubungi saya jika ada kasus-kasus hukum yang menimpa nelayan. Bisa disampaikan langsung via WA dan nanti kami akan coba mengkoordinasikan dengan jajaran Kepolisian maupun instansi terkait lainnya agar masalah bisa diselesaikan dengan cara terbaik,” kata Arsul.

Arsul menuturkan, pihaknya pernah membantu nelayan dari Pati yang tertangkap di Kalimantan Selatan saat ramainya cantrang. Dengan komunikasi yang baik bersama Polda setempat, kasus tersebut akhirnya dapat diselesaikan. “Kami mempunyai komunikasi yang baik dengan mitra dari Kepolisian sehingga kami bisa ikut membantu jika ada masalah hukum yang menimpa nelayan,” ungkapnya. (Ay)