Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Sekjen PPP: Pentingnya Pertemuan Pansus Angket dengan Presiden

21 September 2017 - 14:56:43 | 25

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menilai penting diadakannya pertemuan antara Panitia Khusus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Presiden Jokowi. Pertemuan tersebut bertujuan untuk meminialisir dan menjembatani perbedaan pandangan antara Pansus dan keinginan pemerintah.

"Kalau misalnya terjadi komunikasi antara Presiden ataupun pejabat di lembaga kepresidenan dengan Pansus, itu justru nanti gap antara rekomendasi Pansus dengan respons pemerintah itu bisa lebih sempit. Bisa lebih terjembatani," kata Arsul Sani pada ppp.or.id, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/9/2017).

Anggota Komisi III DPR itu menjelaskan, selama ini memang Presiden telah menyatakan penentangannya pada pelemahan KPK. Namun menurut Arsul yang juga anggota Pansus itu, pernyataan Presiden perlu diperjelas maksudnya.

"Tapi itu kan range besar. Kita perlu tahu maksud Presiden melemahkan itu apa. Apa maksudnya enggak boleh revisi Undang-Undang KPK sama sekali? Atau misalnya silakan kalau DPR mau ajukan revisi, pemerintah bisa terima dengan batasan tertentu?" papar Arsul.

Arsul Sani menambahkan, pertemuan Pansus dengan Presiden tak harus dilakukan melalui forum resmi. Pertemuan bisa saja dilakukan dalam momen lain yang tidak membahas temuan Pansus. Maka dari itu, lanjut Arsul, pertemuan Pansus dengan Presiden bisa berlangsung dengan sendirinya tanpa perlu dijadwalkan. (oky)