Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Sesalkan Sikap AS, Menag Himbau Do’a Qunut Nazilah

07 Desember 2017 - 13:40:40 | 53

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Pengakuan sepihak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas Yerusalem menjadi Ibukota Israel menuai banyak kritik dari dunia internasional, salah satunya Indonesia yang mengecam dan menyesalkan sikap negara adidaya tersebut.

Dalam menanggapi sikap AS itu, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menghimbau agar umat beragama memanjatkan do’a agar pengakuan sepihak AS segera dianulir.

“Saya menghimbau umat beragama, khususnya umat Islam untuk mendo’akan agar pengakuan sepihak Amerika Serikat tersebut bisa dianulir oleh AS sendiri,” terang Menag usai mendampingi Presiden Joko Widodo menyampaikan sikap Pemerintah Indonesia terhadap pengakuan sepihak AS, di Istana Bogor, Kamis (07/12/2017).

Lanjut Lukman Hakim menghimbau “Bagi muslim, lakukan do’a tersebut dengan melakukan qunut nazilah pada saat shalat Jum’at besok,” imbuhnya.

Menag menilai, pengakuan sepihak AS sangat disesalkan dan Indonesia menolak tegas setiap upaya pengingkaran atas kesepakatan perdamaian.

“Amerika mestinya sadar bahwa memindahkan Ibukota Israel ke Yerusalem akan menciptakan konflik kian meluas. Kebijakan itu mengusik kedamaian dunia. Setiap umat beragama wajib menolak,” tegasnya.

Senada dengan Menag Lukman Hakim, Presiden Joko Widodo menegaskan, mengecam keras pengakuan sepihak AS dan meminta AS mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. Menurut Presiden, pengakuan sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB yang didalamnya Amerika Serikat sendiri menjadi anggota tetapnya.

“Saya dan rakyat Indonesia tetap konsisten untuk terus bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanah Pembukaan UUD 1945,” cetus Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Kamis (07/12). (Oky)