Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Soal Cawapres, Jokowi Ajak Runding Ketum PPP

22 Februari 2018 - 15:33:07 | 507

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy mengaku, telah melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo belakangan ini. Pertemuan tersebut, salah satunya membahas mengenai sosok yang pantas mendampingi Jokowi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Ketum Rommy mengatakan, pertemuan dengan Presiden Jokowi tersebut membahas pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019. Presiden Jokowi ingin memastikan, agar pelaksanaan Pilpres 2019 tidak dipenuhi dengan ujaran kebencian dan SARA.

“Pertama kan bagaimana mengamankan supaya Pilkada serentak yang suaranya 70 persen ini damai. Yang kedua memastikan kontestasi Pilpres besok tidak dipenuhi ujaran kebencian,” ungkap Ketum Rommy setelah mendampingi Jokowi di acara Dzikir Kebangsaan Hubbul Wathon di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (21/2/2018).

Selain itu, lanjut Ketum Rommy, Presiden Jokowi menanyakan kepada partai koalisinya saat ini, terkait sosok yang pantas mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

“Tentu adalah menanyakan kepada masing-masing rencana partai koalisi ini, siapa kira-kira yang pantas mendampingi beliau sebagai Cawapres. Tentu pada saatnya kan akan dibahas bersama,” ujar Ketum Rommy.

Ketum Rommy menambahkan, dari PPP sendiri mengajukan tiga kriteria yang pantas mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019. Pertama,  berdasarkan pada kebutuhan untuk menjaga keutuhan RI.

“Narasi besar NKRI dibangun atas dasar nasionalisme dan agama,” ujar beliau.

Kedua, PPP membutuhkan agar pasangan Capres dan Cawapres Pilpres 2019 jauh dari ujaran kebencian dan SARA.

“Yang ketiga, tentu adalah kebutuhan elektoral dari Presiden sendiri serta kebutuhan kemampuan beliau di masa yang akan datang. Jadi itu yang jadi pertimbangan,” pungkas Ketum Rommy. (Ch)