Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Wakil Ketua Komisi X: Harus Tangani Serius Radikalisme di Kampus  

04 Juni 2018 - 21:27:53 | 55

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Reni Marlinawati menyatakan prihatin paham radikalisme yang telah masuk ke kampus, dan hal itu harus menjadi perhatian serius semua pihak.

"Prihatin dengan temuan Polri atas masuknya paham radikalisme di perguruan tinggi di Indonesia," kata Reni Marlinawati dalam pernyataan pers yang disampaikan di Jakarta, Senin.(4/6/2018).

Reni menyatakan, pemerintah dan pihak pengelola kampus harus berusaha keras untuk membersihkan kampus dari tempat persemaian paham radikalisme.

Pemerintah dan pengelola kampus harus membuat sistem yang ajeg, serta konten bahan ajar dan pengawasan dalam proses belajar-mengajar di kampus untuk menangkal paham radikalisme bersemai di lingkungan kampus.

"Penyebaran paham radikalisme di perguruan tinggi telah masuk level lampu kuning`," kata Wakil Ketua Komisi yang membidangi pendidikan tersebut.

Reni berharap, upaya pembersihan paham radikalisme di perguruan tinggi tidak dimaknai dengan pemasungan kebebasan berpikir di ranah perguruan tinggi. Kampus harus menjadi tempat persemaian kebebasan berpikir melalui nalar yang merdeka dari berbagai tekanan dan intimidasi dari pihak manapun.

"Aparat Polri dan pihak kampus harus memastikan kampus dijaga sebagai tempat perayaan kebebasan berpikir," tandasnya.

Sedangkan pihak perguruan tinggi harus melakukan langkah preventif atas sejumlah temuan terkait paham radikalisme di perguruan tinggi. Langkah pencegahan jauh lebih efektif daripada langkah penindakan.

"Langkah pencegahan ini harus melibatkan seluruh civitas akademika perguruan tinggi," ujarnya.

Sebelumnya diketahui, pada Sabtu (2/6), Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri bersama dengan Polda Riau menyita empat bom rakitan berdaya ledak tinggi dari hasil penggerebekan di Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Riau. Selain empat bom rakitan, polisi juga menyita sejumlah bahan peledak lainnya. Bahan-bahan peledak tersebut sangat sensitif. (Af)