Bersama Bupati Banyuwangi, Ketum PPP Berdialog dengan Para Nelayan

    130

    PPP.OR.ID – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy berdialog dengan nelayan di Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (5/4). Pada dialog tersebut, Gus Rommy sapaan akrabnya, turut ditemani Bupati Banyuwangi ,Abdullah Azwar Anas.

    Para nelayan menyampaikan keluh kesahnya pada Romahurmuziy. salah satunya disuarakan Hasan Basri, Ketua Cabang Banyuwangi Himpunan Nelayan Indonesia. Hasan mengungkapkan bahwa terjadi penurunan penangkapan ikan di Selat Bali.

    “Ikan primadona di Selat Bali, ikan Nemuru kesulitan betul menangkapnya. Sebelum tahun 2010 melimpah, sampai 2018, hasil tangkapannya menurun tajam,” curhatnya pada Romahurmuziy.

    Hasan menyampaikan agar pemerintah pusat segera melakukan riset untuk mencari penyebabnya. Romahurmuziy langsung merespon dan mengarahkan para nelayan, menurut Romahurmuziy penurunan itu tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Oleh karena itu pihaknya (PPP) mendorong untuk menggalakkan budidaya ikan.

    Romahurmuziy juga menyebut akibat hal ini, negara tetangga seperti Cina dan Taiwan mencuri ikan di Indonesia. Ketum PPP pun membanggakan kerja Menteri KKP Susi Pudjiastuti yang mampu menangkal pencurian di era Jokowi ini.

    “Tentu pemerintah perlu memperhatikan turunnya sumber daya tangkap dan khusus Selat Bali ini memang ada soal sudah berlangsung 10 tahun dan di kecenderungan dunia tangkap memang turun tapi harus kita temukan dengan spesifik maka itu PPP harus menugasi kadernya di parlemen untuk memerintahkan eksekutif untuk riset,” jelas Anggota Komisi XI DPR itu.

    Selain itu, nelayan juga mengeluh meski bisa menangkap ikan, namun kehidupannya sulit berubah lantaran biaya oprasional nelayan cukup tinggi tapi pendapatan minim.

    Romahurmuziy pun menginformasikan, pemerintah pusat telah membantu dana agar Bupati Anas terus membangun Bandara Banyuwangi agar nelayan bisa menjual ikannya ke mancanegara.

    “Anggaran 400 m untuk laneway di sini sudah diberikan dan akan diselesaikan tahun ini. Jadi ikannya segar dan ini akan jadi potensi luar biasa sampai ke Singapura atau Turki,” ujar Ketum PPP, M. Romahurmuziy. (Oky)