Datangi Makam Pendiri, PPP Ingin Teladani Sikap Kenegarawanan dan Kesholihan Politik

52
PPP
Dok. PPP

PPP.OR.ID , Jakarta – Puluhan pengurus DPP PPP dan DPW PPP DKI serta sejumlah pengurus DPC se-Jakarta mengunjungi makam para tokoh partai tersebut di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan, Sabtu pagi (5/1/2019). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara Harlah PPP ke-46.

Di TPU Tanah Kusir ini ada makam sejumlah tokoh PPP seperti dua pendiri partai yaitu Mohammad Syafaat Mintaredja dan Haji Rusli Halil, serta Buya Ismail Hasan Metareum yang menjabat sebagai Ketua Umum PPP periode 1989–1998. Acara ziarah ini diisi dengan doa bersama dan tabur bunga.

Menurut Ketua DPP PPP, Irgan Chairul Mahfiz, ziarah juga merupakan salah satu sarana untuk meneladani para pendiri partai. Mereka bukan hanya politisi, namun juga seorang negarawan yang meletakkan kepentingan bangsa di atas semua kepentingan. Mereka santun dalam berpolitik, tidak pernah mereka menggunakan cara-cara kotor seperti menyebar kebohongan, provokasi, memecah belah anak bangsa.

“Mereka tidak hanya sebagai seorang politisi, tapi seorang negarawan. Cara mereka berhadap dengan para kompetitor sangat santun dan tidak pernah tidak saling menghujat,” kata Irgan.

Bagi para pendiri PPP itu, menurut Irgan menjadikan politik dan kekuasaan sebagai sarana mensejahterakan rakyat. Kontestasi lima tahunan dalam Pemilu bukan tujuan akhir dalam kegiatan politik. Sehingga mereka tidak mau merebut kekuasaan dan memenangkan Pemilu dengan menghalalkan semua cara.

“Mereka selalu mengedepankan ke-sholihan politik, dan ini perlu selalu kita contoh,” kata Irgan.

Selain Irgan hadir juga politisi senior PPP Emron Pangkapi, Zarkasyi Noer, serta pengurus DPP PPP yaitu Lena Maryana, Qoyyum Abdul Jabbar, dan Fernita Darwis. Selain itu juga hadir Anggota Majelis Tinggi (A’la) Anwar Sanusi, dan Sekretaris Majelis Syariah Lukman Hakim Hasibuan. (rel/Sk)