Diduga Ditungganggi Oknum, Toko Korban Gempa Sulteng Dijarah

53
achmad-baidowi
Foto Istimewa. Anggota DPR RI Fraksi PPP

PPP.OR.ID – Pemerintah hanya memberikan toleransi mengambil barang kebutuhan pokok, yaitu makan dan minum dari beberapa toko bagi korban bencana di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah.

Silakan ambil saja nanti kita bayar. Itu kaitannya dengan kebutuhan pokok,” ujar Wakil Sekjen PPP, Ahmad Baidowi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/10).

Baidowi menyebut, ada kondisi yang tidak terkendali ketika ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menjarah apapun yang ada di toko di Palu dan Donggala.

“Pembenaran itu disalah-artikan oleh oknum tidak bertanggung jawab dan saya yakin ada yang menunggangi. Sehingga masyarakat menjarah, mengambil barang yang bukan kebutuhan pokok,” jelasnya.

Pengambilan barang non kebutuhan pokok manusia, dikatakan dia adalah kategori penjarahan yang secara hukum sudah tidak dibenarkan.

“Ada (penjarahan) toko emas informasinya, ada TV, itu sudah di luar keadaan darurat seperti itu,” tukas anggota DPR itu. (Sk)