DPR: Kredibilitas Pansel Komisioner KPU-Bawaslu Cukup Bagus

34

PPP.OR.ID – Panitia seleksi (Pansel) Komisioner KPU dan Bawaslu yang baru saja dibentuk Presiden Joko Widodo diyakini akan objektif dan independen. Sebab, kompetensi dan integritas pihak-pihak tersebut cukup teruji.

“Sudah cukup bagus. Ada mantan KPU, mantan ketua Panwaslu, ada pakar hukum tatanegara, pakar manajemen, pakar psikologi,” ujar Anggota Komisi II DPR Achmad Baidowi melalui pesan singkat, Selasa (6/9).

Sebagaimama diketahui, pansel komisioner KPU dan Bawaslu diketuai Saldi Isra dengan wakilnya Ramlan Surbakti dan sekretarisnya, Soedarmo.

Pansel itupun beranggotakan Widodo Ekatjahjana, Valina Singka Subekti, Hamdi Muluk, Nicolaus Teguh Budi Harjanto, Erwan Agus Purwanton, Harjono, Beti Alisjahbana, dan Komarudin Hidayat.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Awi itu mengatakan, figur-figur tersebut dihadapkan pada tugas berat untuk memilih komisioner KPU dan Bawaslu yang kompeten, independen, berintegritas.

“Karena tantangan pemilu 2019 cukup berbeda dibanding pemilu sebelumnya. Yakni pileg dan pilpres bersamaan,” sebutnya.

Dia menerangkan, sesuai undang-undang tentang Penyelenggara Pemilu, pansel harus segera membuka pendaftaran secara terbuka, transparan dan objektif.

Sehingga, dapat menghasilkan figur komisioner yang bagus. Setidaknya sama dengan komisioner KPU-Bawaslu periode 2012-2017.

“Bahkan kalau bisa lebih bagus lagi sebagai bagian dari penguatan demokrasi dan sistem kepemiluan di Indonesia,” pungkas legislator daerah pemilihan Madura itu. (JawaPos.com/120N)